Di Kedalaman 50 Meter, Dan SSK Pastikan Sumber Kehidupan Mengalir untuk Desa

waktu baca 1 menit
Selasa, 24 Feb 2026 13:02 4 jalu.atmaja88@gmail.com

Pesawaran — Deru mesin bor memecah keheningan di Desa Tanjung Rejo. Tanah bergetar saat mata bor menembus lapisan demi lapisan bumi, mencapai kedalaman 50 meter di titik sumur bor milik Bapak Triyono. Di lokasi itulah Komandan SSK TMMD ke-127, Oyong Liza, berdiri memastikan misi besar ini berjalan tanpa celah kesalahan.

Tatapannya tajam mengawasi proses pengecekan kelayakan sumber mata air. Debit diuji. Kualitas diperiksa. Setiap tetes air yang muncul dari perut bumi bukan sekadar cairan — melainkan harapan bagi kehidupan warga.
“Air ini harus benar-benar layak. Ini sumber kehidupan masyarakat,” tegasnya penuh komitmen.

Personel Satgas dari Kodim 0421/Lampung Selatan bergerak cepat menyiapkan pemasangan instalasi pipa dan pembangunan menara tower. Pipa-pipa dirangkai, rangka tower mulai ditegakkan, seolah menjadi simbol bahwa dari kedalaman tanah, kesejahteraan sedang diangkat ke permukaan.

Di bawah naungan program Tentara Nasional Indonesia melalui TMMD ke-127, sumur bor ini bukan sekadar proyek fisik. Ia adalah jawaban atas kebutuhan dasar. Ia adalah bukti bahwa negara hadir hingga ke akar persoalan.
Dan ketika air itu nanti mengalir deras dari tower menuju rumah-rumah warga, desa akan tahu — di kedalaman 50 meter itu, bukan hanya air yang ditemukan, tetapi masa depan yang diperjuangkan.

LAINNYA