Babinsa Tembuku dan Bhabinkamtibmas Sinergi Kawal Prosesi Melasti ke Segara Watu Klotok Babinsa Kawan Jenguk Kepling Puri Kanginan yang Sakit Setengah Jalan Menuju Akses Impian, Jembatan Perintis Garuda Capai 50 Persen Dandim 1705/Nabire Hadiri Sidang Daerah I GPDP Papua Tengah Dari Pondasi Menuju Harapan, Jembatan Perintis Garuda Resmi Mulai Dibangun di lokasi titik ke – 2 Bantuan BNPB Tiba di Koramil, 469 Paket Sembako Siap Jangkau Warga Huntara Baktiya

KODIM

Ekskavator Satgas TMMD Ke-125: Simbol Kemajuan, Membelah Bumi Demi Akses Warga

badge-check


Ekskavator Satgas TMMD Ke-125: Simbol Kemajuan, Membelah Bumi Demi Akses Warga Perbesar

KUTAI TIMUR – Di bawah langit kelabu yang menggantung di perbukitan tanah merah Desa Suka Rahmat, gerigi bucket ekskavator tampak seperti tangan raksasa yang sedang membelai bumi. Satu demi satu gundukan tanah diratakan, membentuk jalur baru yang akan menjadi nadi pergerakan bagi warga.

Inilah pemandangan di salah satu sasaran fisik utama TMMD Ke-125 Kodim 0909/Kutai Timur, menjelang penutupan program pada 21 Agustus 2025. Jalan sepanjang 900 meter dengan lebar 6 meter ini akan menjadi penghubung vital antara Desa Suka Rahmat, Kabupaten Kutai Timur, dan Kelurahan Gunung Telihan, Kabupaten Bontang.

Kamis (14/08), Mesin besar yang terus bekerja ini bukan sekadar mempercepat pembangunan, tapi juga memastikan badan jalan memiliki kekuatan dan kerapian yang maksimal. Komandan SSK TMMD Ke-125, Lettu Arh Suhendri, menuturkan bahwa penggunaan alat berat memberi dampak signifikan terhadap hasil akhir.

“Dengan dukungan mesin, pekerjaan yang biasanya memakan waktu berminggu-minggu bisa rampung lebih cepat, dan kualitasnya lebih terjamin. Kami ingin saat jalan ini dibuka, masyarakat langsung bisa menikmatinya tanpa kendala,” ungkapnya.

Manfaatnya sudah mulai dirasakan warga meski belum diresmikan. Kepala Desa Suka Rahmat, Hasnawati, menyebut bahwa jalur ini akan memotong jarak tempuh secara drastis.

“Dulu, untuk mengangkut hasil panen ke pasar, kami harus memutar jauh. Nanti, jalur ini akan memangkas waktu dan biaya transportasi, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi desa,” ujarnya dengan semangat.

Di lapangan, pemandangan harmonis terpampang jelas: prajurit TNI yang sigap, warga yang ikut membantu, dan ekskavator yang bergerak mantap. Bukan hanya tanah yang diratakan, tetapi juga sekat-sekat keterisolasian yang selama ini membatasi desa. Jalan ini adalah simbol bagaimana kerja sama manusia dan teknologi dapat menembus batas, membawa perubahan nyata, dan menulis babak baru bagi masa depan warga Suka Rahmat.(0909).

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

TNI dan Warga Gotong Royong Siapkan Material Jembatan Garuda, Alat Berat Dikerahkan Gali Pondasi

19 April 2026 - 14:06 WIB

Anyaman Besi Jembatan Garuda Mulai Dibentuk, Gotong Royong TNI Dan Warga Desa Tukang Langit Kian Solid

19 April 2026 - 14:04 WIB

Babinsa Koramil Jaya Lakukan Monitoring Harga Sembako di Pasar Tradisional

19 April 2026 - 12:45 WIB

Babinsa Koramil 06/Teunom Bantu Petani Bersihkan Lahan Mentimun di Pasi Raya

19 April 2026 - 12:38 WIB

Babinsa Koptu Said Saiful Azmi Ingatkan Pentingnya Jaga Kamtibmas Lingkungan

19 April 2026 - 09:38 WIB

Trending di KODIM