Kapten Inf Oyong Liza Turun Tangan: TMMD ke-127 Tak Boleh Gagal

waktu baca 1 menit
Selasa, 24 Feb 2026 12:08 2 jalu.atmaja88@gmail.com

Pesawaran — Langkah tegas Komandan SSK TMMD ke-127, Oyong Liza, menggema di lokasi pembangunan Desa Tanjung Rejo. Debu beterbangan, suara molen berputar, dan ketukan palu bersahutan. Namun kehadirannya bukan sekadar meninjau — melainkan memastikan setiap jengkal pekerjaan berdiri dengan kehormatan.

Di bawah komando Kodim 0421/Lampung Selatan, ia memeriksa langsung rabat beton yang masih basah, meneliti susunan bata RTLH, hingga memastikan setiap campuran semen sesuai takaran. Tatapannya tajam. Instruksinya jelas.
“Jangan ada yang setengah hati. Apa yang kita bangun hari ini akan dipakai masyarakat bertahun-tahun,” tegasnya.
Prajurit kembali mengencangkan gerak. Warga ikut mempercepat langkah. Energi di lapangan berubah — bukan hanya kerja, tetapi pengabdian yang menyala.

Bagi Kapten Inf Oyong Liza, TMMD bukan sekadar program.
Ia adalah sumpah prajurit yang diwujudkan dalam karya.
Ia adalah bukti bahwa negara hadir hingga ke sudut desa.
Dan di tengah terik dan peluh, satu pesan berdiri kokoh:

TMMD ke-127 harus berhasil. Tidak ada ruang untuk ragu. Tidak ada tempat untuk gagal.

LAINNYA