
ACEH BARAT – Guna mempercepat penanganan medis kepada warga binaan yang sakit kritis, Dandim 0105/Abar Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., turun langsung menjemput dan mengevakuasi warga ke Rumah Sakit Kesrem TK IV IM 07.02 Teuku Umar yang beralamat di Jalan Pocut Baren, Ujong Karang, Kecamatan Johan Pahlawan, Sabtu (7/2/2026).
Proses evakuasi dilakukan setelah Dandim mendapatkan informasi dari Babinsa bahwa salah satu warga binaannya, yakni Bapak Fatdjeri (56), yang berdomisili di Desa Padang Seurahet, mengalami sakit lumpuh dan terkendala akses transportasi. Pasalnya, jarak menuju rumah sakit cukup jauh.
Bapak Fatdjeri merupakan lansia yang hidup sebatang kara dan termasuk keluarga prasejahtera yang tinggal di rumah tidak layak huni. Ia mengalami sakit komplikasi dengan kondisi yang cukup memprihatinkan dan membutuhkan penanganan medis segera.
Melihat kondisi tersebut, Dandim bersama perangkat desa dan dibantu warga sekitar langsung melakukan evakuasi untuk dibawa ke Rumah Sakit Kesrem menggunakan mobil ambulans Kesrem.
Dandim 0105/Abar Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., mengatakan bahwa respons cepat yang dilakukannya merupakan implementasi salah satu butiran Perintah Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., yakni Responsif (PRIMA).
“Evakuasi ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap warga binaan yang membutuhkan pertolongan. Ini adalah kewajiban moral kami untuk membantu dan menolong setiap kesulitan yang dialami oleh warga binaan. Metode evakuasi gerak cepat ini sangat krusial sehingga Bapak Fatdjeri dapat sesegera mungkin mendapatkan perawatan intensif dan ditangani oleh dokter. Aksi sosial ini tidak hanya mencerminkan semangat pengabdian, tetapi juga menunjukkan sikap kepedulian terhadap sesama yang menjadi nilai luhur dalam kehidupan bermasyarakat, baik dalam keadaan suka maupun duka,” ujar Dandim.
Penanganan kondisi darurat ini, lanjut Dandim, merupakan bentuk tanggung jawab dan pengabdian kepada masyarakat. Upaya tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa kehadiran TNI di tengah warga mampu memberikan rasa aman serta dukungan nyata dalam situasi yang sangat penting.
“Kegiatan ini semakin memperkuat fungsi kami di wilayah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kami tidak hanya fokus pada tugas keamanan dan ketertiban, tetapi juga peduli terhadap kesehatan serta kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Pada akhirnya, hal ini akan semakin mempererat Kemanunggalan TNI dengan Rakyat (KTR),” tegas Dandim.(0105).