
SoE, TTS – Sinergitas antara TNI, Polri dan pemerintah daerah kembali ditunjukkan dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat 2026” yang digelar di Lapangan Apel Polres TTS, Jalan Gajah Mada, Kelurahan Karang Sirih, Kecamatan Kota SoE, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kamis (12/3/2026).
Apel yang diikuti sekitar 120 personel gabungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, khususnya dalam mendukung kelancaran arus mudik serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, personel Kodim 1621/TTS turut ambil bagian sebagai pasukan upacara, dipimpin oleh Pasi Ops Kodim 1621/TTS Lettu Inf Jorim Nubatonis, yang hadir bersama unsur TNI–Polri serta instansi pemerintah daerah lainnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati TTS Edward M. Lioe, SH., M.Si, Kapolres TTS AKBP Hendro Dorizen, S.IK., M.Hum, Wakapolres Kompol Ibrahim, para pejabat Polres TTS, perwakilan Dinas Perhubungan, Satpol PP, Damkar, BPBD serta unsur instansi terkait lainnya.
Apel diawali dengan rangkaian kegiatan upacara seperti penghormatan pasukan, laporan komandan apel, penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan personel, hingga pembacaan amanat Kapolri.
Dalam amanat yang dibacakan, Kapolri menegaskan bahwa Operasi Ketupat 2026 merupakan bentuk kesiapsiagaan aparat dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama momentum Idul Fitri.
Operasi ini juga menjadi sarana pengecekan kesiapan personel, peralatan, serta koordinasi lintas sektor guna memastikan seluruh rangkaian perayaan berjalan aman dan lancar.
Kapolri juga mengapresiasi keterlibatan seluruh unsur pengamanan, termasuk TNI, Polri, instansi pemerintah, hingga mitra kamtibmas yang berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan operasi.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga ketertiban dan bersama-sama menciptakan situasi kondusif selama periode mudik Lebaran.
Dalam operasi ini, pasukan yang terlibat terdiri dari unsur TNI, Sabhara, Polantas, Reskrim, Intelkam, Satpol PP, Damkar, BPBD serta Dinas Perhubungan yang akan bersinergi dalam pengamanan wilayah Kabupaten TTS.
Operasi Ketupat 2026 sendiri akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan fokus pada pengamanan jalur mudik, tempat ibadah, pusat keramaian serta objek vital lainnya.
Seluruh rangkaian kegiatan apel gelar pasukan berakhir pada pukul 08.30 WITA dan berlangsung tertib, aman serta lancar, mencerminkan kesiapan aparat gabungan dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.(Pen1621)