
Banjarbaru – Kodim 1006/Banjar melaksanakan Latihan Menembak Senjata Ringan Triwulan I Tahun Anggaran 2026 sebagai bagian dari program pembinaan kemampuan prajurit, bertempat di Lapangan Tembak “Zone Ras Shooting Exercise” Korem 101/Ant, Jalan Bina Praja Selatan, Kelurahan Bangkal, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Selasa (10/2/2026).
Latihan menembak hari pertama ini diikuti oleh personel Bintara dan Tamtama Kodim 1006/Banjar. Kegiatan dipimpin oleh Komandan Latihan Kapten Inf Dormen Simbolon dengan Koordinator Materi Lettu Czi Wagirin. Untuk mendukung kelancaran dan keselamatan latihan, turut dilibatkan unsur Denpal VI/2 Banjarmasin serta tenaga kesehatan dari Polkes 061015/Banjar.
Sebelum pelaksanaan menembak, seluruh peserta mengikuti apel dan menerima penekanan dari unsur pimpinan terkait pentingnya faktor keamanan. Para prajurit diingatkan agar selalu mematuhi standar operasional prosedur (SOP) menembak, menjaga disiplin di lapangan, serta segera melaporkan apabila terjadi kendala pada senjata. Hal tersebut bertujuan untuk meminimalisir risiko dan memastikan latihan dapat berjalan dengan aman dan tertib.
Latihan menembak menggunakan senjata laras panjang jenis SS1 dengan munisi kaliber 5,56 mm. Materi menembak dilaksanakan dengan tiga sikap, yaitu tiarap, duduk, dan berdiri. Pola latihan ini dirancang untuk melatih ketepatan, konsentrasi, serta kesiapan mental prajurit dalam berbagai kondisi, sehingga kemampuan dasar menembak dapat terpelihara secara optimal.
Latihan menembak senjata ringan TW I TA 2026 Kodim 1006/Banjar direncanakan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 10 hingga 12 Februari 2026. Pada hari pertama, kegiatan berjalan aman dan lancar, meskipun pelaksanaan latihan dihentikan lebih awal akibat kondisi cuaca hujan.
Melalui latihan rutin yang dilaksanakan setiap triwulan ini, Kodim 1006/Banjar berharap profesionalisme dan kesiapan prajurit terus meningkat. Keterampilan menembak yang terpelihara dengan baik diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas pokok satuan, khususnya dalam menjaga kesiapsiagaan dan kemampuan tempur prajurit di wilayah.(1006).