28.7 C
Indonesia
Rabu, April 8, 2026
BerandaKODIMPELETAKAN BATU PERTAMA RUMAH WARGA SIBENPOPO, BUKTI NYATA HASIL POSITIF PASCA KONFLIK

PELETAKAN BATU PERTAMA RUMAH WARGA SIBENPOPO, BUKTI NYATA HASIL POSITIF PASCA KONFLIK

Patani Barat – Situasi kondusif pasca konflik yang terjadi di wilayah Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah, kini menunjukkan perkembangan yang semakin baik. Hal tersebut ditandai dengan dilaksanakannya peletakan batu pertama pembangunan 6 unit rumah bagi warga Desa Sibenpopo sebagai wujud nyata pemulihan pasca konflik. Rabu, 7/4/26

Kegiatan peletakan batu pertama ini dilakukan langsung oleh Brigjen TNI Enoh Solehudin, S.E., selaku Danrem 152/Baabullah, bersama Irjen Pol. Waris Agono, M.Si., selaku Kapolda Maluku Utara, serta Bupati Halmahera Tengah. Momentum ini menjadi simbol kuat keberhasilan upaya mediasi dan sinergi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah dalam meredam konflik serta mengembalikan stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

Dalam keterangannya, Danrem 152/Baabullah menyampaikan bahwa pembangunan rumah warga ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk membantu masyarakat kembali bangkit dan menjalani kehidupan secara normal. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja sama semua pihak, termasuk tokoh masyarakat dan warga yang turut menjaga situasi tetap kondusif.

Sementara itu, Kapolda Maluku Utara juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan mempererat persatuan antarwarga. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peristiwa konflik sebagai pelajaran berharga agar ke depan dapat hidup lebih rukun dan damai.

Bupati Halmahera Tengah turut menyampaikan apresiasi atas peran aktif TNI dan Polri dalam membantu pemerintah daerah menyelesaikan konflik serta mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi bagi masyarakat terdampak.

Kegiatan peletakan batu pertama ini diharapkan menjadi awal dari pemulihan menyeluruh di Desa Sibenpopo, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan persatuan di tengah masyarakat. Dengan terbangunnya kembali rumah-rumah warga, diharapkan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat dapat segera pulih dan berjalan normal kembali.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa melalui sinergi, komunikasi, dan pendekatan persuasif, konflik dapat diselesaikan dengan baik serta membawa dampak positif bagi masyarakat luas.(penrem152)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments