
Aceh Utara – Personel Babinsa Koramil 29/Langkahan, Sertu Hayuti, menunjukkan komitmen nyata dalam mengawal proses penyiapan lahan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak musibah luapan air di Desa Paya Tukai, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan penyediaan hunian layak bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal. Jumat (23/1/2026)
Penyiapan lahan difokuskan pada pembersihan material sisa kejadian alam di sejumlah titik lokasi yang telah ditetapkan sebagai area pembangunan Huntara. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan lahan benar-benar siap digunakan dan tidak menghambat proses pembangunan ke depan.
Untuk mempercepat pekerjaan, satu unit alat berat jenis ekskavator Hitachi Zaxis 70 dikerahkan di lokasi. Sertu Hayuti bersama perangkat desa setempat turut mengarahkan operator alat berat agar proses pembersihan lahan berjalan merata, terukur, dan sesuai dengan rencana teknis yang telah ditetapkan.
Sinergi antara TNI dan perangkat desa menjadi faktor utama kelancaran kegiatan penyiapan lahan tersebut. Selain memastikan kesiapan teknis, kehadiran Babinsa di lapangan juga bertujuan memberikan rasa aman serta menumbuhkan semangat warga bahwa proses pemulihan wilayah terus berjalan dengan pengawalan aparat kewilayahan.
Sementara itu, Babinsa Koramil 29/Langkahan, Sertu Hayuti, menegaskan bahwa percepatan penyiapan lahan menjadi prioritas saat ini. “Kami mengawal langsung pengoperasian alat berat untuk memastikan lokasi pembangunan Huntara benar-benar bersih dan siap digunakan. Harapannya, proses pembangunan dapat segera dilaksanakan sehingga warga dapat menempati hunian yang aman dan layak,” ujarnya.