Percepat Program Cetak Sawah, Kodim 1014/Pbn Gelar Rakor Lintas Sektor

waktu baca 2 menit
Rabu, 7 Jan 2026 14:07 11 jalu.atmaja88@gmail.com

Pangkalan Bun – Rapat Koordinasi Pelaksanaan Cetak Sawah Tahun Anggaran 2025 dilaksanakan pada Senin (6/1/2026) pukul 09.10 WIB di Aula Lantai 2 Makodim 1014/Pangkalan Bun, Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Raja, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Kegiatan ini bertujuan menyinergikan langkah lintas sektor dalam mendukung program nasional ketahanan pangan melalui perluasan lahan sawah baru.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 1014/Pbn Letkol Inf Makin S. Sos., M.I.P., dan dihadiri oleh jajaran Dinas Pertanian Kabupaten Kotawaringin Barat dan Kabupaten Sukamara, unsur Kodim 1014/Pbn, konsultan pengawas, tim perencanaan, serta pihak terkait lainnya. Fokus utama pembahasan adalah percepatan pelaksanaan Survei Investigasi Desain (SID) sebagai tahap awal program cetak sawah di dua kabupaten tersebut.

Dalam keterangannya, Dandim 1014/Pbn Letkol Inf Makin S. Sos., M.I.P. menegaskan bahwa program cetak sawah merupakan bagian strategis dari kebijakan nasional. “Program ini adalah upaya nyata untuk mendukung swasembada pangan nasional. Kodim 1014/Pbn siap mendukung penuh, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan, agar target cetak sawah dapat tercapai tepat waktu dan tepat sasaran,” ujarnya.

Ia menjelaskan, untuk Kabupaten Sukamara saat ini masih difokuskan pada tahap pertama di Desa Sungai Pasir karena telah memiliki petani dan penggarap aktif. Dengan kondisi vegetasi yang hijau dan lahan potensial seluas 339 hektare, diharapkan proses cetak sawah dapat segera diselesaikan sehingga hasil tanam padi dapat cepat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Program ini juga melibatkan analisis data dan desain lahan secara komprehensif dengan dukungan pemerintah provinsi.
Rapat koordinasi juga menyepakati sejumlah target SID kelompok tani di Kabupaten Kotawaringin Barat dan Sukamara dengan total ratusan hektare lahan yang akan dikembangkan.

Pemerintah daerah bersama TNI dan dinas terkait berkomitmen menjadikan Kobar dan Sukamara sebagai kabupaten percontohan dalam pelaksanaan SID cetak sawah. “Sinergi ini harus terus dijaga agar program prioritas nasional ini benar-benar meningkatkan ketahanan pangan daerah dan kesejahteraan petani,” tutup Dandim.

LAINNYA