
MANOKWARI SELATAN – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2026 di Kabupaten Manokwari Selatan dipastikan berjalan dengan pengawasan ekstra ketat. Hal ini disepakati dalam rapat koordinasi yang dipimpin Bupati Bernard Mandacan di Kantor Bupati Baru, Selasa (20/1/2026).
Dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Mansel, Bernard Mandacan, S.I.P., aspek kesehatan menjadi sorotan utama menekankan bahwa MBG adalah investasi SDM untuk menekan angka stunting.
Oleh karena itu, rapat menyepakati pembukaan kembali operasional SPPG Ransiki dengan catatan pengawasan yang lebih ketat. Sebagai langkah konkret, akan dibentuk Satgas MBG yang bertugas melakukan inspeksi mendadak (sidak) secara berkala. Langkah ini diambil untuk memastikan makanan yang disajikan benar-benar layak, bergizi, dan aman dikonsumsi.
Dukungan serupa disampaikan Kapolres Mansel, AKBP Marzel Doni, terkait jaminan keamanan pangan. Di sisi kesehatan, Kadinkes dr. Iwan Butar-butar mewajibkan pengelola dapur memiliki lima sertifikat laik sanitasi. Rapat juga memutuskan pembentukan Satgas MBG untuk melakukan sidak berkala serta pembukaan kembali operasional SPPG Ransiki.
Komandan Kodim 1808/Mansel, Letkol Inf Irwansyah, menegaskan pihaknya siap menerjunkan personel untuk memantau langsung distribusi makanan guna mencegah terulangnya kendala teknis tahun 2025. “Setiap kepala dapur wajib mematuhi SOP. Ini tugas mulia untuk masa depan anak,” tegas Dandim.
Sinergi antara Pemkab, TNI, Polri, dan Dinas Kesehatan ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem penyediaan makanan yang aman, sehat, dan berdampak positif bagi tumbuh kembang anak-anak di Manokwari Selatan.(1808).