
BOALEMO, GORONTALO – Upaya pencarian intensif selama dua hari terhadap seorang warga yang hanyut terseret arus sungai di Desa Balate Jaya akhirnya membuahkan hasil. Tim gabungan yang terdiri dari personel Koramil 1316-02/Paguyaman, Polri, Basarnas, Komcad, serta masyarakat setempat berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (04/03/2026).
Korban diketahui bernama Nita Tajiru (70), seorang petani warga Dusun Bukit Harapan, Desa Balate Jaya, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo. Korban dilaporkan hilang sejak Senin sore setelah terpisah dengan istrinya saat hendak pulang dari ladang melewati aliran sungai di tengah cuaca hujan deras.
Peristiwa bermula pada Senin (02/03/2026) pukul 15.30 WITA, saat korban bersama istrinya, Habisa Mahmud (71), berada di ladang pribadi mereka. Mengingat cuaca mulai hujan, korban meminta istrinya untuk pulang lebih dulu. Namun, hingga pukul 16.30 WITA, korban tak kunjung tiba di rumah.
Pihak keluarga yang merasa cemas segera melakukan pengecekan ke lokasi. Di pinggir sungai, pihak keluarga menemukan sepatu milik korban, namun keberadaan korban tidak ditemukan. Laporan segera diteruskan kepada aparat desa dan Babinsa Koramil 1316-02/Paguyaman.
Setelah dilakukan penyisiran selama dua hari, tim pencari berhasil menemukan jenazah korban di aliran Sungai Tangkobu pada pukul 08.30 WITA, Rabu (04/03/2026).
“Sejak menerima laporan, Babinsa Koramil 1316-02/Paguyaman, Koptu Rafit Podung, langsung terjun ke lokasi untuk memimpin koordinasi pencarian bersama warga dan tim SAR. Medan yang cukup berat akibat arus sungai pascahujan menjadi tantangan tersendiri,” ujar Babinsa Koramil 1316-02/Paguyaman.
Proses evakuasi selesai dilakukan pada pukul 10.30 WITA dalam keadaan aman dan lancar. Jenazah korban saat ini telah diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka di Desa Balate Jaya untuk proses pemakaman. Pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan autopsi mengingat kondisi jenazah yang sudah mulai rusak akibat terendam air.
Menanggapi peristiwa memilukan ini, pihak Koramil 1316-02/Paguyaman melalui Babinsa mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem.
“Komandan Kodim 1316/Boalemo, Letkol Czi Yuda Herizal, S.H., memberikan penekanan kepada para Babinsa di Koramil jajaran agar mengimbau masyarakat desa binaan, terutama para petani yang jalurnya melewati sungai besar, untuk selalu mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan. Jika intensitas hujan tinggi, sebaiknya hindari menyeberangi sungai demi mencegah kejadian serupa terulang kembali. Saya ucapkan terima kasih atas keikutsertaan Babinsa Koramil 1316-02/Paguyaman dalam upaya pencarian dan evakuasi korban hanyut. Saya minta rekan-rekan Babinsa agar selalu mengimbau masyarakatnya serta meluangkan waktu untuk memantau jalur perlintasan para petani yang menyeberangi sungai besar ketika intensitas hujan tinggi terjadi,” tegas Dandim 1316/Boalemo.(1316).