Antisipasi Potensi Gangguan Kamtibmas, Babinsa Dan Bhabinkamtibmas Pejukutan Evakuasi ODGJ Di Banjar Pendem Kompak Dan Solid, TNI Polri Dan Pecalang Di Desa Akah Amankan Upacara Ngangget Don Bingin Gelar Pendampingan Posyandu Balita, Kopda Komang Puspantara Motivasi Orang Tua manfaatkan Posyandu secara optimal Danrem 044/Gapo : TMMD ke-128 Harus Tepat Sasaran dan Berdampak Nyata Bagi Masyarakat Gotong Royong Babinsa dan Warga Percepat Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Rap Rap Langsung di Lapangan, Babinsa Kawal Bantuan BNPB untuk Warga Huntara Gedumbak

KODIM

Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, Kodim 1006/Banjar Hadiri Rapat IKD Bersama BPBD Banjar

badge-check


					Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, Kodim 1006/Banjar Hadiri Rapat IKD Bersama BPBD Banjar Perbesar

BANJARBARU – Kodim 1006/Banjar melalui Pasi Ops Kapten Inf Dormen Simbolon menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi/FGD Perhitungan Mandiri Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Kabupaten Banjar Tahun 2025, yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Roditha Banjarbaru, Senin (20/10/2025).

Kegiatan yang digelar oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar ini dihadiri sekitar 54 peserta dari berbagai instansi lintas sektor, meliputi unsur TNI, Polri, BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, DPRD, PLN, PTAM Intan Banjar, Basarnas, BWS Kalimantan III, Manggala Agni, PMI, serta perangkat daerah Kabupaten Banjar.

Dalam laporannya, Plt. Kepala BPBD Kabupaten Banjar Yayan Daryanto, S.Hut. menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari proses validasi dan finalisasi data Indeks Ketahanan Daerah (IKD) secara mandiri. Tujuannya adalah untuk memperoleh gambaran akurat terkait kondisi ketahanan wilayah terhadap berbagai potensi bencana, sekaligus menyusun kebijakan pembangunan daerah yang tangguh dan berkelanjutan.

Sementara itu, Pj Sekda Kabupaten Banjar Irwansyah, S.I.Kem. dalam sambutannya menegaskan pentingnya kualitas data dalam proses perhitungan IKD.lah Menurutnya, peningkatan nilai IKD akan berpengaruh langsung terhadap penurunan Indeks Risiko Bencana (IRB), yang juga menjadi salah satu indikator kinerja utama pemerintah daerah.

Kualitas data menjadi faktor penentu dalam proses ini. Setiap indikator harus diisi dengan penuh tanggung jawab karena berpengaruh terhadap penilaian kinerja daerah. Hasil rapat ini harus ditindaklanjuti dengan rencana aksi konkret dan sistem monitoring yang ketat, tegas Irwansyah.

Hasil diskusi menyepakati bahwa seluruh SKPD wajib menyerahkan data final paling lambat 24 Oktober 2025, dengan penekanan pada peningkatan kapasitas evakuasi, sistem peringatan dini, serta penguatan sinergi lintas instansi.

Kegiatan ini juga menyoroti pentingnya alokasi anggaran berbasis kebutuhan IKD, sehingga setiap program pembangunan dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan ketahanan daerah.

Keikutsertaan Kodim 1006/Banjar dalam forum tersebut merupakan bentuk dukungan aktif terhadap upaya pemerintah daerah dalam membangun kesiapsiagaan serta ketangguhan wilayah menghadapi potensi bencana.(1006).

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Matangkan Persiapan TMMD 128 di Gunungpanti, Danramil 18/Winong Pimpin Apel dan Kerja Bakti

21 April 2026 - 16:25 WIB

Dandim 1801/Manokwari Cek Kesiapan Akhir Jelang Pembukaan TMMD Reguler Ke-128. ‎

21 April 2026 - 15:28 WIB

Satgas Jembatan Perintis Garuda Kodim 0408/BS Bersama Warga Rangkai Besi Jembatan Perintis Garuda

21 April 2026 - 15:25 WIB

Glade Upacara TMMD Ke-128 Kodim 1014/Pbn, Persiapan Pembukaan Dimatangkan

21 April 2026 - 15:22 WIB

Pemasangan Umbul-Umbul Warnai Persiapan Pembukaan TMMD Reguler Ke-128 di Pangkalan Banteng

21 April 2026 - 14:41 WIB

Trending di KODIM