
Aceh Utara – Kepedulian TNI Angkatan Darat kembali ditunjukkan kepada masyarakat. Melalui Koramil 29/Langkahan, Yonzipur 5/ABW mendampingi operasi pembersihan material kayu besar yang menutup akses jalan warga akibat banjir di Dusun Pante Reusip, Desa Gedumbak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Rabu (21/1/2026)
Sebanyak 42 unit alat berat dikerahkan untuk menyingkirkan tumpukan kayu dan lumpur yang terbawa arus banjir dan menutup hampir seluruh badan jalan. Personel Koramil 29/Langkahan dan anggota Yonzipur 5/ABW hadir langsung di lapangan untuk untuk melaksanakan pembersihan, mengamankan, serta memastikan proses pembersihan berjalan aman dan efektif.
Kehadiran TNI di tengah masyarakat ini menjadi bagian dari komitmen TNI AD dalam membantu percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana, sekaligus memastikan akses vital masyarakat dapat kembali digunakan untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial.
“TNI tidak hanya hadir dalam tugas pertahanan, tetapi juga selalu berada di tengah masyarakat saat menghadapi kesulitan,” ungkap salah satu aparat di lokasi.
Pembersihan difokuskan pada seluruh akses jalan Dusun Pante Reusip, yang merupakan jalur utama masyarakat Desa Gedumbak untuk aktivitas sehari-hari. Sebelum dilakukan penanganan, jalan tersebut tidak dapat dilalui akibat tertutup material kayu berukuran besar.
Operasi kemanusiaan ini mendapat dukungan Alat Berat dari Berbagai Pihak (lintas sektor) dengan rincian bantuan alat berat sebagai berikut:
1. Kementerian Kehutanan: 30 unit
(9 beko biasa, 12 beko capit, 9 dozer)
2. Kementerian PUPR: 1 unit beko biasa
3. Yonzipur 5/ABW: 7 unit
(1 beko biasa, 1 dozer, 5 beko capit)
4. TA. Khalid (DPR RI): 4 unit
(2 beko biasa, 2 beko capit)
Dengan kerja sama dan semangat gotong royong, diharapkan proses pembersihan dapat segera rampung sehingga akses jalan kembali normal dan kehidupan masyarakat berangsur pulih.