
Aceh Utara – Wajah baru Jembatan Aramco mulai terlihat seiring percepatan pembangunan yang dilakukan prajurit TNI di wilayah Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara. Jembatan yang menghubungkan Desa Bangka Jaya dengan Desa Krueng Gukueh ini sebelumnya mengalami kerusakan berat akibat bencana banjir sehingga menghambat aktivitas masyarakat antar desa, Rabu (4/3/2026).
Kegiatan pembangunan melibatkan 26 personel Yonzipur 05/ABW di bawah pimpinan Letda Czi Celcio bersama Babinsa Koramil 03/Dewantara Kodim 0103/Aceh Utara, Sertu Hamrulas yang terus aktif melaksanakan pendampingan sekaligus memastikan pekerjaan berjalan aman dan sesuai rencana.
Progres pekerjaan hari ini meliputi pemasangan dinding batako, penimbunan badan jembatan serta pemelesteran balok bagian atas jembatan. Berkat kerja keras prajurit di lapangan, pembangunan kini telah mencapai progres 63 persen dan menunjukkan perkembangan yang signifikan.
Sertu Hamrulas mengatakan pembangunan jembatan tersebut menjadi harapan besar masyarakat karena merupakan jalur vital penghubung antar desa. “Kami terus bekerja bersama agar jembatan ini segera bisa digunakan kembali oleh masyarakat,” ujarnya.
Salah seorang warga menyampaikan rasa syukur atas percepatan pembangunan yang dilakukan TNI. “Sekarang sudah mulai terlihat bentuk jembatannya. Kami sangat terbantu dan berharap segera selesai agar aktivitas kembali normal,” ungkapnya.
Dengan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat, pembangunan Jembatan Aramco diharapkan segera rampung sehingga mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, serta roda perekonomian masyarakat di wilayah Kecamatan Dewantara dapat kembali berjalan lancar.