
NAGAN RAYA – Di tengah bentang alam yang masih dipeluk hutan, suara mesin alat berat terdengar memecah keheningan Desa Ujong Blang, Kecamatan Beutong. Di sanalah Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0116/Nagan Raya tengah membuka badan jalan menuju Desa Pante Ara, Jumat (6/3/2026).
Jalan sepanjang 3.100 meter itu perlahan mulai terbentuk. Tanah yang sebelumnya hanya berupa jalur alami kini diratakan agar kelak bisa dilalui kendaraan masyarakat.
Namun alam seakan ikut menguji ketekunan para prajurit. Cuaca yang tak menentu membuat sebagian titik jalan berubah menjadi lumpur.
Di salah satu turunan, genangan air membuat tanah menjadi licin sehingga kendaraan pengangkut material harus berjalan ekstra hati-hati.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, Satgas TMMD menebar pasir dan meratakannya agar kendaraan tetap dapat melintas.
Alat berat menjadi tulang punggung pekerjaan, tetapi tenaga manusia tetap menjadi penggerak utama di lapangan.
Dansatgas TMMD Ke-127 Kodim 0116/Nagan Raya, Letkol Inf Irfan Hade Fitrianto, menegaskan bahwa kendala di lapangan tidak mengurangi semangat personel.
“Kami tetap berupaya maksimal agar pembangunan jalan ini selesai tepat waktu. Setiap kendala pasti ada solusi,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan jalan tersebut ditargetkan rampung sebelum 11 Maret 2026.
Prajurit terlihat bekerja berdampingan, sebagian meratakan tanah, sementara lainnya memastikan jalur tetap bisa dilalui kendaraan pengangkut material.
Meski sepatu mereka terkadang tenggelam dalam lumpur, langkah mereka tidak pernah berhenti.
Bagi warga sekitar, jalan ini bukan sekadar hamparan tanah yang diratakan. Ia adalah jalan menuju kemudahan transportasi dan harapan baru bagi aktivitas ekonomi desa.(0116).