KUTAI TIMUR – Komandan Kodim (Dandim) 0909/Kutai Timur Letkol Czi Zaenal Abidin menghadiri acara Penutupan Festival Sekerat Nusantara ke-V Tahun 2026 yang berlangsung di kawasan Pantai Sekerat, Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Minggu (12/7/2026).
Festival budaya tahunan yang telah menjadi salah satu agenda unggulan Kabupaten Kutai Timur tersebut berlangsung meriah dan sukses menarik perhatian masyarakat. Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WITA itu dihadiri sekitar 1.000 orang yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan perusahaan, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum.
Kehadiran para pejabat daerah dan unsur Forkopimda menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung pelestarian budaya lokal sekaligus pengembangan sektor pariwisata yang menjadi salah satu potensi unggulan Kabupaten Kutai Timur.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Kutai Timur Drs. H. Ardiansyah Sulaiman, Danbrigif 32/Mangkalihat Kolonel Inf Agus, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur Arfan, Dandim 0909/Kutai Timur Letkol Czi Zaenal Abidin, seluruh kepala perangkat daerah Kabupaten Kutai Timur, perwakilan Danlanal Sangatta yang diwakili Danpos TNI AL Muara Bengalon, Danramil 0909-06/Bengalon, Kapolsek Bengalon, Camat Bengalon beserta jajaran, Kepala Desa Sekerat beserta perangkat desa, seluruh kepala desa se-Kabupaten Kutai Timur, serta para tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.
Dalam laporan yang disampaikan Kepala Desa Sekerat, Sunandika, disebutkan bahwa Festival Sekerat Nusantara ke-V Tahun 2026 merupakan agenda tahunan yang bertujuan melestarikan warisan budaya daerah, memperkenalkan potensi wisata Pantai Sekerat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui berbagai kegiatan budaya, olahraga, hiburan rakyat, dan pameran UMKM.
Menurutnya, festival ini telah menjadi wadah yang efektif untuk mempertemukan berbagai unsur masyarakat dalam semangat kebersamaan sekaligus menjadi sarana promosi potensi daerah kepada masyarakat luas.
Pelestarian Budaya dan Penguatan Ekonomi Masyarakat
Dalam sambutannya, Bupati Kutai Timur Drs. H. Ardiansyah Sulaiman memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, masyarakat Desa Sekerat, sponsor, pelaku UMKM, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan Festival Sekerat Nusantara ke-V Tahun 2026.
Bupati menegaskan bahwa festival budaya memiliki peran strategis dalam menjaga identitas daerah sekaligus memperkuat sektor ekonomi masyarakat melalui peningkatan kunjungan wisatawan dan aktivitas ekonomi lokal.
“Festival ini bukan hanya tentang pelestarian budaya, tetapi juga menjadi sarana promosi wisata dan penggerak ekonomi masyarakat. Kami berharap Festival Sekerat Nusantara terus berkembang dan menjadi agenda budaya yang semakin dikenal di tingkat regional maupun nasional,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Kutai Timur secara resmi menutup Festival Sekerat Nusantara ke-V Tahun 2026. Prosesi penutupan dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan dan kegiatan yang telah digelar selama rangkaian festival berlangsung.
Kehadiran Dandim 0909/Kutai Timur Letkol Czi Zaenal Abidin dalam kegiatan tersebut menjadi wujud dukungan TNI AD terhadap upaya pelestarian budaya daerah sebagai bagian dari kekayaan bangsa yang harus dijaga bersama.
Selain mendukung kegiatan budaya, keterlibatan TNI juga mencerminkan sinergi yang kuat antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif selama pelaksanaan festival.
Festival Sekerat Nusantara dinilai memiliki nilai strategis dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat melalui pelestarian budaya, penguatan identitas daerah, serta peningkatan rasa kebersamaan dan persatuan. Di sisi lain, kegiatan ini juga membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk unggulan mereka kepada pengunjung.
Seluruh rangkaian kegiatan penutupan Festival Sekerat Nusantara ke-V Tahun 2026 berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan penuh kebersamaan. Acara berakhir pada pukul 22.30 WITA dengan situasi yang tetap kondusif, menandai suksesnya pelaksanaan salah satu festival budaya terbesar di Kabupaten Kutai Timur tahun ini.(0909).

