KUTAI TIMUR – Sebanyak 35 prajurit Yonif TP 879/Rangkok Cakti menangani dua kebakaran lahan yang terjadi beruntun di Desa Sepaso Barat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, Minggu (13/9/2026). Setelah memadamkan kebakaran pertama, para prajurit langsung bergerak ke Bukit Permai tanpa kembali ke pos siaga karhutla untuk menangani titik api berikutnya.
Kebakaran pertama terjadi di kawasan KM 3 Segadur, RT 7, Dusun II. Informasi diterima dari warga pada pukul 14.43 wita dan personel segera bergerak. Sekitar pukul 15.00 wita, tim gabungan tiba dan mendapati sekitar satu hektare lahan terbakar.
Kegiatan pencegahan penanggulangan bencana kebakaran ini melibatkan personel Yonif TP 879/Rangkok Cakti bersama unsur Damkar, BPBD, TNI-Polri, dan masyarakat. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.45 wita dan penanganan selesai pada 15.55 wita. Tidak ada korban personel.
Belum kembali ke pos siaga karhutla, 35 prajurit kemudian langsung melanjutkan pergerakan setelah menerima informasi kebakaran baru di Bukit Permai, Desa Sepaso Barat. Sekitar pukul 16.00 wita, pemadaman kembali dilakukan.
Di lokasi kedua, tim didukung satu unit mobil Damkar Yonif TP 879/Rangkok Cakti, satu unit mobil Damkar BPBD Kecamatan Bengalon, dan satu mobil double cabin CSR PT KPC. Pemadaman juga melibatkan satu personel Damkar Kecamatan Bengalon dan tiga personel BPBD Kecamatan Bengalon.
Lahan yang terbakar di lokasi kedua diperkirakan sekitar setengah hektare. Titik api berhasil dipadamkan pada pukul 17.45 wita dan seluruh kegiatan selesai sekitar pukul 18.05 wita. Personel kemudian kembali ke pos siaga karhutla dalam keadaan aman dan lengkap.
Komandan Yonif TP 879/Rangkok Cakti Letkol Inf Taufan H.S., mengungkalkan akan selalu memberikan dukungan penuh terhadap penanganan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan yang setiap saat terjadi.
“Ini merupakan bentuk kepedulian dan kesiapsiagaan prajurit Yonif TP 879/RC dalam mencegah dan membantu dalam penanggulangan bencana Karhutla yang dapat mengancam keselamatan masyarakat,” ujar Letkol Inf Taufan H.S.
Saat di konfirmasi oleh awak media Penerangan di tempat terpisah, Komandan Brigif TP 32/Mangkalihat Kolonel Inf Agussalim Tuo, S.H., M.I.P. mengapresiasi langkah Yonif TP 879/Rangkok Cakti dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan. Menurutnya, respons tersebut menjadi lebih efektif karena didukung sinergi dan gotong royong bersama berbagai unsur, sekaligus menunjukkan kehadiran TNI dalam membantu masyarakat menghadapi situasi di lapangan.
Total lahan yang terbakar dalam dua kejadian tersebut diperkirakan sekitar 1,5 hektare. Asap turut berdampak pada masyarakat di sekitar lokasi, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian.

