Minggu, Juli 19, 2026
BerandaTMMDAksi "Duo Gembul" di Desa Tlemang: Alat Berat Bersanding Kebut Pemadatan Alas...

Aksi “Duo Gembul” di Desa Tlemang: Alat Berat Bersanding Kebut Pemadatan Alas Jalan Rabat Beton

​DESA TLEMANG – Di tengah deru semangat gotong royong warga dan prajurit TNI, ada pemandangan menarik yang mencuri perhatian di lokasi pembangunan jalan rabat beton akses utama Desa Tlemang. Dua alat berat berukuran besar, yang secara jenaka dijuluki oleh warga dan personel Satgas TMMD 129 sebagai “Duo Gembul,” tampak terus berdampingan dan kompak bekerja mematangkan jalur transportasi tersebut.

​”Duo Gembul” ini terdiri dari ekskavator (bego) dan mesin slender (stoom walls). Keduanya menjadi motor penggerak utama dalam fase krusial sebelum tahap pengecoran, yaitu penataan dan pemadatan material padel (tanah berbatu) sebagai alas dasar jalan agar tidak amblas di kemudian hari.

​Peran kedua alat berat ini saling melengkapi dengan sangat rapi di lapangan. Ekskavator atau bego bertindak di lini depan, berfungsi mengeruk, meratakan, sekaligus memberikan tekanan awal pada tumpukan material padel yang baru diturunkan dari truk.​Tepat di belakangnya, mesin slender bertubuh besar langsung menyambut tugas berikutnya. Dengan roda besinya yang super berat, mesin slender ini bergerak maju-mundur menggilas dan memadatkan lapisan padel tersebut hingga benar-benar padat, rata, dan siap menerima hamparan anyaman besi serta cor beton.

​Komandan Kompi (Danki) Satgas TMMD 129, Lettu Czi Jamil, memaparkan bahwa pelibatan alat berat ini sangat penting untuk mengejar efisiensi waktu dan memastikan standarisasi kelayakan fondasi jalan.

​”Meskipun tenaga manusia dari Satgas dan warga sangat luar biasa, untuk urusan pemadatan alas jalan sedalam ini, kita butuh kekuatan tangguh dari ‘Duo Gembul’ ini. Kerja bersanding antara bego dan slender memastikan struktur tanah padel di bawahnya benar-benar mengunci dan keras. Ini kunci utama agar jalan rabat beton akses masuk desa dari jalan raya ini nantinya tidak mudah pecah atau ambles,” terang Lettu Czi Jamil.

​Kehadiran dua alat berat yang terus beroperasi beriringan ini tidak hanya mempercepat pekerjaan fisik, tetapi juga menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Dusun yang melintas. Anak-anak dan warga sesekali melihat dari jauh dengan antusias, merasa bangga desa mereka kini dibangun dengan fasilitas dan keseriusan penuh.

​Bagi para prajurit TNI dan warga yang bertugas merapikan bagian pinggir jalan, ritme kerja “Duo Gembul” yang konstan ini menjadi pemicu semangat untuk terus bergerak cepat. Setelah fase pemadatan padel oleh kedua alat berat ini rampung, tim Satgas TMMD 129 akan langsung melapisinya dengan anyaman besi kokoh guna memulai tahap pengecoran massal.

TNI

Most Popular