Manado — Tim pemadam kebakaran Kodim 1309/Manado bersama unsur gabungan berhasil memadamkan kebakaran lahan kosong milik Kodaeral VIII/Mdo yang berada di Kelurahan Kairagi Weru, Lingkungan VII, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Kamis (20/8/2026).
Dalam penanganan kebakaran tersebut, Kodim 1309/Manado mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran beserta personel. Upaya pemadaman juga mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Manado melalui lima unit mobil Damkar Pemkot Manado dan satu unit Damkar Kecamatan Paal Dua, tiga unit kendaraan Water Cannon Polda Sulut, serta satu unit mobil pemadam kebakaran milik Kodaeral VIII/Mdo.
Kebakaran diduga berawal sekitar pukul 08.30 WITA ketika Yance Oley, seorang pensiunan TNI AL, sedang melakukan aktivitas pembersihan di kebunnya yang berbatasan langsung dengan lahan Kodaeral VIII/Mdo. Saat membersihkan lahan, yang bersangkutan membakar tumpukan rumput.
Api kemudian merembet dan membesar akibat kondisi lahan yang kering serta tiupan angin kencang. Upaya awal untuk memadamkan api dilakukan oleh Yance Oley, namun kobaran api semakin meluas sehingga tidak dapat dikendalikan.
Sekitar pukul 10.00 WITA, api telah menjalar hingga ke belakang kolam pancing dan bergerak menuju bukit di belakang kolam renang serta area rusun Kodaeral VIII/Mdo. Melihat kondisi tersebut, masyarakat sekitar turut membantu melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya.
Pada pukul 10.25 WITA, satu unit mobil pemadam kebakaran Kodim 1309/Manado bersama enam unit mobil Damkar Pemkot Manado tiba di lokasi dan langsung melaksanakan upaya pemadaman.
Selanjutnya, sekitar pukul 11.45 WITA, tiga unit kendaraan Water Cannon Polda Sulut tiba di lokasi dan turut membantu proses pemadaman, khususnya pada titik-titik api yang sulit dijangkau.
Selama proses pemadaman, seluruh kendaraan pemadam secara bergantian dan berulang melakukan pengisian air dengan keluar-masuk lokasi untuk mengisi tangki, kemudian kembali ke titik kebakaran guna melanjutkan pemadaman.
Berkat sinergi dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat, pada pukul 19.50 WITA api berhasil dipadamkan. Secara keseluruhan, proses pemadaman melibatkan 11 unit kendaraan, terdiri dari lima unit Damkar Pemkot Manado, satu unit Damkar Kecamatan Paal Dua, satu unit Damkar Kodim 1309/Manado, satu unit Damkar Kodaeral VIII/Mdo, serta tiga unit Water Cannon Polda Sulut.
Dalam penanganan tersebut, personel Kodaeral VIII/Mdo turut memberikan dukungan selama proses pemadaman, termasuk melakukan pemantauan perkembangan api dan pengamanan terhadap fasilitas Kodaeral VIII/Mdo yang berada di sekitar lokasi.
Setelah kobaran api berhasil dikendalikan, seluruh unsur yang terlibat melaksanakan pendinginan dan pemantauan di area terdampak. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak terdapat titik api maupun bara yang berpotensi menyebabkan kebakaran kembali.
Akibat kejadian tersebut, diperkirakan sekitar ±5 hektare lahan kosong milik Kodaeral VIII/Mdo hangus terbakar. Tidak terdapat laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Aksi cepat dan terpadu yang dilakukan Kodim 1309/Manado bersama Kodaeral VIII/Mdo, Pemerintah Kota Manado, Polda Sulut, serta masyarakat sekitar menjadi wujud nyata sinergitas dalam menghadapi bencana kebakaran sekaligus mencegah kobaran api meluas dan mengancam fasilitas maupun permukiman di sekitar lokasi.
Kodim 1309/Manado menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan seluruh instansi dan masyarakat dalam penanggulangan bencana, termasuk kebakaran lahan, guna menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat di wilayah Kota Manado.

