ACEH JAYA – Dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat, Babinsa Koramil 06/Teunom Kodim 0114/Aceh Jaya melaksanakan kegiatan pengecekan pasar dan pemantauan harga sembako di wilayah Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya, Kamis (07/05/2026).
Kegiatan pemantauan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi fluktuasi harga bahan pokok yang dapat memengaruhi daya beli masyarakat. Kehadiran Babinsa di lapangan juga bertujuan memastikan kondisi pasar tetap stabil serta distribusi kebutuhan pokok berjalan dengan lancar.
Dari hasil pengecekan di lapangan, diperoleh data harga sejumlah kebutuhan pokok sebagai berikut: beras premium Rp240.000 per sak, minyak goreng curah Rp20.000 per kilogram, minyak goreng Bimoli Rp25.000 per liter, gula pasir Rp20.000 per kilogram, telur Rp54.000 per papan, cabai merah besar Rp35.000 per kilogram, cabai rawit Rp50.000 per kilogram, bawang merah Rp45.000 per kilogram, bawang putih Rp40.000 per kilogram, tomat Rp13.000 per kilogram, wortel Rp13.000 per kilogram, kentang Rp10.000 per kilogram, tepung terigu Rp11.000 per kilogram, serta tepung Segitiga Biru Rp12.000 per kilogram.
Pemantauan harga ini menjadi bagian dari tugas pembinaan teritorial yang dilaksanakan Babinsa untuk memastikan kondisi ekonomi masyarakat di wilayah binaan tetap terpantau dengan baik. Dengan adanya pengecekan langsung di pasar, setiap perkembangan harga dapat diketahui secara cepat sehingga dapat menjadi bahan laporan dan koordinasi dengan pihak terkait.
Dari sisi ketahanan wilayah, stabilitas harga bahan pokok merupakan salah satu indikator penting dalam menjaga kondisi sosial ekonomi masyarakat. Kenaikan harga yang tidak terkendali dapat berdampak pada menurunnya daya beli masyarakat dan berpotensi memengaruhi stabilitas sosial di tingkat bawah. Oleh karena itu, pemantauan rutin menjadi langkah penting dalam menjaga keseimbangan pasar.
Kegiatan yang dilakukan Babinsa Koramil 06/Teunom ini juga merupakan bentuk kepedulian TNI AD terhadap kondisi ekonomi masyarakat di wilayah binaan. Peran Babinsa tidak hanya terbatas pada aspek keamanan, tetapi juga mencakup pengawasan situasi sosial dan ekonomi guna mendukung terciptanya ketahanan wilayah yang stabil.
Selain melakukan pendataan harga, Babinsa juga berinteraksi langsung dengan pedagang dan masyarakat untuk mengetahui kondisi pasokan barang serta kendala yang dihadapi di lapangan. Hal ini penting sebagai bahan evaluasi dalam menjaga kelancaran distribusi kebutuhan pokok di wilayah Kecamatan Teunom.
Dengan adanya kegiatan pemantauan ini, diharapkan pemerintah daerah dan instansi terkait dapat lebih cepat merespons apabila terjadi gejolak harga atau gangguan distribusi barang kebutuhan pokok. Sinergi antara aparat kewilayahan, pemerintah, dan pelaku pasar menjadi kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.
Kondisi pasar yang relatif stabil di wilayah Teunom menunjukkan bahwa distribusi barang kebutuhan pokok masih berjalan dengan baik. Namun demikian, pemantauan secara berkelanjutan tetap diperlukan untuk mengantisipasi dinamika harga yang dapat berubah sewaktu-waktu.
Melalui kegiatan ini, Babinsa Koramil 06/Teunom terus menunjukkan perannya dalam mendukung ketahanan wilayah dari aspek ekonomi masyarakat. Kehadiran TNI di tengah aktivitas pasar menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas sosial serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi dengan baik.(0114).

