
BANGLI – Babinsa Desa Subaya, Koramil 1626-04/Kintamani, Kopka Dewa Agung Purnamayasa, bergerak membantu warga dalam penanganan kebakaran rumah milik I Wayan Arnaya, 32 tahun, seorang petani yang beralamat di Desa Subaya, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, pada Sabtu (17/10/2026).
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WITA hingga pukul 16.00 WITA. Api pertama kali diketahui muncul dari bagian dapur rumah korban sekitar pukul 13.30 WITA oleh tetangga korban, Wayan Paing. Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera memberitahukan warga setempat untuk bersama-sama melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya.
Pada pukul 14.30 WITA, Babinsa Desa Subaya Kopka Dewa Agung Purnamayasa tiba di lokasi dan langsung bergabung dengan masyarakat untuk membantu memadamkan api. Berkat upaya bersama, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.30 WITA.
Berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga dipicu oleh kelalaian setelah korban selesai memasak dan meninggalkan rumah untuk bekerja tanpa memastikan kompor telah dimatikan. Namun, penyebab kebakaran tersebut masih merupakan dugaan awal.
Akibat kejadian tersebut, satu unit rumah milik korban hangus terbakar dengan perkiraan kerugian materiil mencapai kurang lebih Rp150 juta. Sementara itu, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Babinsa Desa Subaya Kopka Dewa Agung Purnamayasa menyampaikan bahwa kehadirannya di lokasi merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab aparat kewilayahan dalam membantu masyarakat yang mengalami musibah.
“Begitu menerima informasi kebakaran, saya segera menuju lokasi untuk membantu warga melakukan pemadaman. Kami bersama masyarakat berupaya semaksimal mungkin agar api segera dapat dikendalikan. Puji syukur, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, meskipun pemilik rumah mengalami kerugian materiil yang cukup besar,” ungkapnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan kompor maupun peralatan rumah tangga yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
“Sebelum meninggalkan rumah, pastikan kompor sudah dimatikan, aliran listrik yang tidak diperlukan telah diamankan, serta tidak ada sumber api yang masih menyala. Langkah sederhana ini sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran,” tambahnya.
Dandim 1626/Bangli Letkol Inf Yogi Prastawa, S.I.P., M.I.P., mengapresiasi respons Babinsa bersama masyarakat yang bahu-membahu membantu penanganan kebakaran di Desa Subaya.
Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesulitan yang dihadapi warga sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi situasi darurat.
“Saya mengapresiasi kesigapan Babinsa bersama masyarakat dalam membantu penanganan kebakaran tersebut. Kehadiran aparat kewilayahan di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan bantuan nyata, terutama saat warga menghadapi musibah. Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan rumah masing-masing,” tegas Dandim.
Lebih lanjut, Dandim mengingatkan pentingnya memastikan kompor dan peralatan listrik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah, serta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila terjadi keadaan darurat.
Melalui kejadian ini, diharapkan masyarakat semakin meningkatkan kesadaran terhadap keselamatan lingkungan dan pencegahan kebakaran. Sinergi antara TNI dan masyarakat diharapkan terus terpelihara guna menciptakan lingkungan yang aman, tanggap, dan saling peduli terhadap sesama.
(Pendim 1626/Bangli)

