DESA TLEMANG – Ayunan cangkul dan tumpukan tanah uruk menjadi saksi bisu eratnya kemanunggalan antara prajurit Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke-129 dan warga Desa Tlemang. Setelah pengerjaan jalan rabat beton sebagian besar berhasil dirampungkan, fokus pengerjaan kini bergeser pada pengurukan dan pemadatan bahu (sisi kanan dan kiri) jalan agar infrastruktur baru tersebut aman serta siap dilintasi secara optimal oleh masyarakat.
Di bawah terik matahari, prajurit TNI berseragam loreng bersama warga desa bergotong royong meratakan tanah uruk menggunakan cangkul dan sekop, menutup celah perbedaan tinggi antara badan jalan beton dan permukaan tanah di sekitarnya.
Pengurukan sisi kanan dan kiri jalan rabat beton merupakan tahap penyempurnaan (finishing) yang sangat vital. Tanpa urukan tanah yang padat dan rata, tepi coran beton rawan tergerus air hujan serta membahayakan keselamatan pengendara sepeda motor maupun moda transportasi pertanian warga yang melintas.
Pemandangan saling bahu-membahu meratakan material tanah ini menegaskan bahwa setiap tahapan pengerjaan—dari perataan awal hingga sentuhan akhir—dikerjakan secara manunggal oleh TNI dan rakyat.
Komandan Kompi (Danki) Satgas TMMD 129, Lettu Czi Jamil, menyampaikan bahwa tahap pengurukan bahu jalan ini dilakukan untuk memastikan fungsi jalan beton dapat dimanfaatkan secara maksimal dan aman.
”Pengecoran jalan rabat beton sebagian besar sudah selesai dengan hasil yang sangat baik. Sekarang kita fokus menguruk dan memadatkan sisi kanan kiri jalan menggunakan tanah uruk. Cangkul dan tanah uruk di lapangan hari ini adalah saksi nyata kerja keras bersama. Kami ingin memastikan jalan ini tidak hanya kokoh struktur betonnya, tetapi juga aman dan nyaman dilintasi warga saat beraktivitas sehari-hari,” jelas Lettu Czi Jamil.
Semangat gotong royong warga Desa Tlemang tidak surut meski pengerjaan fisik utama sudah mendekati garis akhir. Canda tawa dan kehangatan interaksi tetap mewarnai setiap ayunan cangkul di sepanjang jalur rabat beton tersebut.Salah seorang warga Desa Tlemang yang ikut menguruk jalan mengungkapkan kepuasannya melihat hasil kerja keras bersama prajurit TNI.
”Jalan betonnya sudah bagus dan mulus sekali. Sekarang kami bantu bapak-bapak TNI menguruk pinggirannya supaya jalannya makin aman kalau kita naik motor atau mengangkut hasil panen. Senang sekali bisa bergotong royong pakai cangkul bareng bapak TNI sampai selesai begini. Jalan ini betul-betul kebanggaan desa kami,” tutur Ngadimo dengan wajah berseri-seri.
Dengan tuntasnya pengurukan bahu jalan rabat beton ini, jalan utama Desa Tlemang kini semakin kokoh, rapi, dan siap menjadi urat nadi baru bagi mobilitas serta peningkatan roda perekonomian warga desa.

