Kamis, Agustus 27, 2026
BerandaTNIBrigjen TNI Lukman Arif Pimpin Sosialisasi Karhutla, Melawi Perkuat Kesiapsiagaan

Brigjen TNI Lukman Arif Pimpin Sosialisasi Karhutla, Melawi Perkuat Kesiapsiagaan

MELAWI – Upaya memperkuat pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan melalui sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan. Dalam rangka memperkuat langkah tersebut, Tim Sosialisasi Satuan Tugas (Satgas) Karhutla yang terdiri dari sejumlah Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) TNI melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Melawi, Kamis (28/8/2026).

Kegiatan sosialisasi berlangsung di Convention Hall Kantor Bupati Melawi. Tim Sosialisasi Satgas Karhutla dipimpin Brigjen TNI Lukman Arif dengan melibatkan sejumlah perwira dari berbagai satuan. Dalam rombongan turut hadir Kolonel CBA Sitangang, Kolonel Laut Sarjono (KH), Kolonel Laut Novaliansyah (KH), Kolonel Mar Zaenal, Kolonel Lek Andi Putra, Mayor Maskuri, Kolonel CZI Hari Darmika, Kolonel CBA Asep Sumdeno, Kolonel CBA Fajar Rahardjo, Kolonel CBA Rully, Kolonel CBA Anjas dan Kolonel INF Sulaiman.

Screenshot 2026-08-27 141813.png

Kunjungan tersebut turut didampingi Danyon TP 534 Malang Mayor Inf Martinus, LO Kodim 1205/Sintang Kapten Inf H. Didik Heru Pamungkas serta Dansub Detasemen Polisi Militer XII/1-3 Melawi Letda CPM Ismail. Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Bupati Melawi H. Dadi Sunarya Usfa Yusra, S.Pd., bersama Kapolres Melawi AKBP Askhabul Kahfi, S.I.K., Sekretaris Daerah Kabupaten Melawi Drs. Paulus serta jajaran perangkat daerah.

Dalam pertemuan tersebut, Tim Satgas Karhutla memberikan sosialisasi dan penyuluhan mengenai langkah-langkah pencegahan serta penanggulangan Karhutla. Pembahasan tidak hanya berfokus pada penanganan kebakaran, tetapi juga mencakup kondisi geografis Kabupaten Melawi, karakteristik masyarakat, adat istiadat, kearifan lokal, hingga perkembangan sosial ekonomi dan pembangunan daerah.

Brigjen TNI Lukman Arif menegaskan bahwa persoalan Karhutla tidak dapat ditangani oleh satu institusi saja. Menurutnya, keberhasilan pencegahan membutuhkan keterlibatan dan kesamaan langkah dari seluruh unsur yang ada.

“Pencegahan Karhutla membutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh pihak. TNI, Polri, pemerintah daerah, masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan harus memiliki pemahaman dan langkah yang sama dalam mencegah terjadinya kebakaran,” ujar Brigjen TNI Lukman Arif.

Ia menambahkan, pemahaman terhadap karakteristik wilayah serta kearifan lokal masyarakat menjadi bagian penting dalam menyusun strategi pencegahan yang efektif dan tepat sasaran.

Screenshot 2026-08-27 141829.png

“Kondisi geografis, adat istiadat dan kearifan lokal masyarakat perlu menjadi perhatian dalam upaya pencegahan. Dengan memahami kondisi wilayah dan kebiasaan masyarakat, langkah-langkah yang dilakukan dapat lebih tepat sasaran,” katanya.

Lebih lanjut, Brigjen TNI Lukman Arif menekankan pentingnya langkah pencegahan yang dilakukan sejak dini. Edukasi kepada masyarakat, peningkatan kesiapsiagaan dan koordinasi antarinstansi harus terus diperkuat agar potensi kebakaran dapat diantisipasi sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih luas.

“Kita tidak ingin penanganan dilakukan setelah kebakaran meluas. Yang paling utama adalah bagaimana potensi kebakaran dapat dicegah sejak awal. Edukasi, kesiapsiagaan dan koordinasi harus terus diperkuat,” tegasnya.

Selain agenda sosialisasi Karhutla, kunjungan tersebut juga menjadi momentum bagi Tim Satgas untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi Kabupaten Melawi. Sejumlah aspek menjadi perhatian, mulai dari kondisi geografis, karakteristik sosial masyarakat, adat istiadat dan kearifan lokal, hingga perkembangan sosial ekonomi serta pembangunan daerah.

Pemahaman terhadap berbagai kondisi tersebut dinilai penting dalam mendukung penyusunan strategi pencegahan dan penanggulangan Karhutla yang sesuai dengan karakteristik wilayah. Dengan demikian, langkah yang diambil di lapangan diharapkan mampu menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat secara lebih efektif.

Rangkaian kunjungan diawali dengan keberangkatan rombongan dari Hotel Amadeus menuju Kantor Bupati Melawi sekitar pukul 09.50 WIB. Rombongan tiba pada pukul 10.14 WIB dan selanjutnya melaksanakan kegiatan sosialisasi di Convention Hall Kantor Bupati Melawi. Usai kegiatan, rombongan melanjutkan agenda kunjungan menuju Koramil 1205-01/Nanga Pinoh.

Kunjungan Tim Sosialisasi Satgas Karhutla ini menjadi bagian penting dalam memperkuat koordinasi lintas sektor menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Melawi. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, perangkat daerah dan masyarakat diharapkan semakin solid dalam membangun sistem pencegahan yang cepat, terukur dan berkelanjutan.

Dengan mengedepankan pencegahan, edukasi masyarakat, pemahaman terhadap karakteristik wilayah serta penguatan koordinasi seluruh unsur, potensi Karhutla diharapkan dapat diminimalkan. Langkah bersama tersebut menjadi kunci untuk menjaga lingkungan, melindungi kesehatan masyarakat, serta memastikan aktivitas dan pembangunan daerah tetap berjalan dengan aman dan berkelanjutan.

Seluruh rangkaian kegiatan kunjungan Tim Sosialisasi Satgas Karhutla di Kabupaten Melawi berlangsung dengan aman, tertib dan lancar.

TNI

Most Popular