Minggu, Juli 19, 2026
BerandaTMMDCanda Tawa di Teras Rumah Warga, Jadi Bukti Kedekatan Satgas TMMD Ke-129...

Canda Tawa di Teras Rumah Warga, Jadi Bukti Kedekatan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0812 Lamongan dengan masyarakat desa Tlemang

Lamongan, – Peluh belum kering. Parang dan cangkul masih bersandar di pagar. Tapi suasana di teras rumah Bu Yati, Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang, justru riuh oleh tawa.

Sejumlah anggota Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0812 Lamongan memanfaatkan waktu istirahat. Tidak di tenda, tidak di lapangan. Mereka memilih berteduh di rumah warga sambil ngobrol dan menyeruput teh hangat serta kopi dan gorengan yang disuguhkan tuan rumah.

“Kopi ne kurang legi, Pak. Tambahi gula maleh nggih?” canda salah satu anggota Satgas Serka Anom membuat Bu Yati tertawa sambil menambah gula ke dalam gelas.

Obrolan mengalir kemana-mana. Dari harga gabah, cerita anak sekolah, sampai guyonan soal siapa yang paling cepat habis nasi bungkus. Seragam loreng yang biasanya identik dengan tegas, siang itu luluh oleh canda.

“Disini rasane koyo neng omah dewe, Bu. Wong Tlemang ramah-ramah kabeh,” ucap Serda Adi sambil membantu Bu Yati mengupas singkong rebus untuk camilan bersama.

Bu Yati mengangguk. “Matursuwun, Nak. Biasane awan-awan sepi. Iki malah rame, koyo onok sedulur teko adoh. Biyen pas cilikanku yo ngene iki, gotong royong terus.”

Dansatgas TMMD Ke-129 Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo menyebut, momen seperti ini yang paling ia tunggu. “Bangun jalan, bangun jembatan itu penting. Tapi membangun kedekatan dengan rakyat jauh lebih penting. Dari canda di teras inilah kepercayaan tumbuh,” ujarnya.

Tidak ada sekat pangkat, tidak ada jarak. Yang ada hanya obrolan hangat antara prajurit dan warga. Anak-anak kecil ikut nimbrung, berebut kursi di samping anggota Satgas. Ada yang minta diajari hormat, ada yang minta foto bareng.

Istirahat satu jam itu terasa singkat. Setelah tawa reda, cangkul kembali diangkat. Jalan desa masih harus dikebut. Tapi energi yang dibawa pulang Satgas bukan hanya tenaga, tapi juga rasa kekeluargaan.

Di Desa Tlemang, TMMD Ke-129 tidak hanya meninggalkan fisik berupa infrastruktur. Ia juga meninggalkan cerita. Cerita tentang teh hangat, singkong rebus, dan tawa yang pecah di teras rumah warga. (Pendim0812)

TNI

Most Popular