Selasa, Agustus 25, 2026
BerandaKODIMDandim 0114/Aceh Jaya Diwakili Danramil, Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Krueng Sabee

Dandim 0114/Aceh Jaya Diwakili Danramil, Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Krueng Sabee

ACEH JAYA – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Muttaqin, Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Jaya, berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dengan melibatkan unsur pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, serta warga. Kegiatan yang dihadiri sekitar 250 orang tersebut digelar pada Selasa (25/8/2026) dan menjadi momentum memperkuat nilai keagamaan sekaligus hubungan sosial di tengah masyarakat.

Dandim 0114/Aceh Jaya dalam kegiatan tersebut diwakili Danramil 04/Krueng Sabee, Kapten Inf Ahmad Asyhur Arifin. Sejumlah unsur Forkopimda dan instansi pemerintah Kabupaten Aceh Jaya turut hadir, di antaranya Sekretaris Daerah, Ketua DPRK, unsur kepolisian, Kejaksaan Negeri, MPU, Pengadilan Negeri, Mahkamah Syariah, Kementerian Agama, Baitul Mal, hingga sejumlah perangkat pemerintah daerah.

Rangkaian peringatan berlangsung dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sholawat, pembacaan doa dan penutup. Seluruh kegiatan berjalan dalam suasana tertib hingga selesai pada pukul 11.35 WIB.

Kehadiran unsur TNI dalam kegiatan keagamaan tersebut menunjukkan bahwa pembinaan teritorial tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat melalui ruang-ruang sosial dan keagamaan. Interaksi yang terjalin dalam kegiatan bersama menjadi salah satu cara menjaga komunikasi antara aparat kewilayahan dengan berbagai elemen masyarakat.

“Peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi dan kebersamaan. Nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW juga relevan dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan saling menghormati,” ujar Kapten Inf Ahmad Asyhur Arifin.

Kegiatan keagamaan seperti ini memiliki arti penting dalam menjaga kohesi sosial. Ketika unsur pemerintah, aparat, tokoh agama dan masyarakat berada dalam satu ruang yang sama, terbentuk komunikasi yang dapat memperkuat rasa kebersamaan serta kepedulian terhadap kondisi lingkungan.

Dalam perspektif ketahanan wilayah, hubungan sosial yang harmonis merupakan salah satu modal penting dalam menjaga stabilitas masyarakat. Ketahanan tidak hanya dibangun melalui kesiapan aparat dalam menghadapi ancaman, tetapi juga melalui kekuatan sosial yang mampu menjaga persatuan dan mencegah munculnya berbagai potensi konflik di lingkungan masyarakat.

Peringatan Maulid juga menjadi ruang untuk menghidupkan kembali nilai keteladanan, kepedulian dan kebersamaan. Nilai tersebut memiliki relevansi dengan kehidupan bermasyarakat karena dapat menjadi landasan dalam membangun hubungan yang saling menghargai di tengah keberagaman kepentingan.

Bagi TNI di wilayah, keterlibatan dalam kegiatan masyarakat merupakan bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan dengan rakyat. Kedekatan yang terbangun melalui kegiatan keagamaan dapat menjadi modal sosial dalam mendukung pelaksanaan tugas pembinaan teritorial dan menjaga kondisi wilayah tetap aman serta kondusif.

Selain unsur TNI dan pemerintah, kehadiran berbagai instansi dalam peringatan tersebut menunjukkan adanya sinergi lintas sektor dalam kehidupan masyarakat Aceh Jaya. Komunikasi yang terbangun di luar kegiatan formal pemerintahan dapat memperkuat koordinasi ketika menghadapi berbagai persoalan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.

Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Muttaqin akhirnya tidak hanya menjadi agenda peringatan keagamaan, tetapi juga ruang mempererat hubungan antarelemen masyarakat. Kebersamaan tersebut menjadi bagian dari kekuatan sosial yang mendukung terciptanya lingkungan yang aman, tertib dan harmonis di Kabupaten Aceh Jaya.(0114).

TNI

Most Popular