
Parumpanai, Luwu Timur – Mewujudkan generasi sehat perlu dimulai sejak masa kehamilan. Kesadaran inilah yang terus dibangun Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1403/Palopo melalui sosialisasi bahaya stunting kepada ibu hamil di Balai Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, Selasa (27/10/2026).
Bersama Tim Puskesmas Wasuponda dan kader Posyandu, personel Satgas TMMD memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan ibu, memenuhi kebutuhan gizi, serta melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur.
Sosialisasi tersebut membahas berbagai faktor yang dapat meningkatkan risiko gangguan pertumbuhan anak, termasuk kekurangan energi kronis, anemia, kurangnya asupan gizi, dan tidak teraturnya pemeriksaan kehamilan.
Para ibu hamil juga diingatkan bahwa 1.000 Hari Pertama Kehidupan merupakan periode penting yang mencakup masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Pemenuhan gizi dan pemantauan kesehatan selama periode ini menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan anak.
Dalam penyampaian materi, peserta dianjurkan melakukan pemeriksaan kehamilan sesuai standar pelayanan kesehatan, mengonsumsi tablet tambah darah sesuai anjuran, serta mengutamakan makanan bergizi dan air bersih.
Pasi Ter Kodim 1403/Palopo menegaskan bahwa edukasi kesehatan merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap masa depan masyarakat desa.
“Melalui sosialisasi ini, kami ingin mengingatkan bahwa menyelamatkan generasi harus dimulai sejak dalam kandungan. Ibu hamil perlu mengetahui kondisi kesehatannya, memahami kebutuhan gizinya, dan tidak ragu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Pencegahan stunting membutuhkan kepedulian bersama,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui praktik pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) dan demonstrasi pengolahan makanan bergizi. Salah satu contoh yang diperkenalkan ialah bubur kacang hijau dengan telur dan daun kelor sebagai alternatif olahan pangan yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan gizi ibu hamil.
Selain edukasi, sebanyak 25 paket bantuan berisi susu ibu hamil, telur, tablet tambah darah, dan buku KIA dibagikan kepada peserta. Bantuan ini menjadi dukungan tambahan agar ibu hamil semakin termotivasi memperhatikan kesehatan diri dan janin.
Lina (22), salah seorang peserta yang sedang menjalani kehamilan tujuh bulan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut membuatnya lebih memahami pentingnya menjaga asupan gizi dan melakukan pemeriksaan kehamilan.
Ia berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan selama sisa masa kehamilan hingga persalinan nanti.
Kepala Puskesmas Wasuponda turut mengingatkan bahwa pencegahan stunting memerlukan kerja sama keluarga, masyarakat, dan tenaga kesehatan. Pemantauan pertumbuhan anak setelah lahir juga perlu dilakukan secara rutin melalui Posyandu.
Melalui sosialisasi ini, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo berharap para ibu hamil di Desa Parumpanai semakin peduli terhadap kesehatan kehamilan dan mampu menerapkan pola hidup sehat sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen TMMD dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dari desa, sekaligus mempersiapkan generasi penerus yang sehat dan tumbuh optimal.
Sumber: Pendim 1403/Palopo

