
NABIRE – Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 di wilayah Kodim 1705/Nabire mendapat perhatian langsung dari Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Mabesad melalui kunjungan kerja, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan diawali dengan kunjungan ke Makodim 1705/Nabire. Pada kesempatan tersebut, Dandim 1705/Nabire Letkol Arh Dwi Palwanto Tirtamentari, S.E., selaku Dansatgas TMMD ke-130, memberikan paparan mengenai pelaksanaan program, sasaran kegiatan, serta berbagai capaian yang telah diraih selama kegiatan berlangsung.
Tim Wasev dipimpin Kolonel Inf. Andi M. Ali, S.H., M.H. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Nabire H. Burhanuddin Pawennari, Kasrem 173/Praja Vira Braja, unsur Forkopimda Kabupaten Nabire, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan tamu undangan lainnya.
Setelah menerima paparan di Makodim, sekitar pukul 12.30 WIT, rombongan bergerak menuju wilayah Wanggar Sari untuk melaksanakan pemeriksaan langsung terhadap sejumlah sasaran program TMMD.
Dalam peninjauan tersebut, Tim Wasev melihat kondisi posko TMMD, rehabilitasi gereja, pembangunan MCK, fasilitas air bersih, sumur bor, serta pembangunan dan rehabilitasi rumah layak huni.
Ketua Tim Wasev Kolonel Inf. Andi M. Ali menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung kelancaran program TMMD ke-130 di Kabupaten Nabire.
Program TMMD kali ini melibatkan 150 personel gabungan dari unsur TNI AD, Polri, BPBD, dan instansi terkait. Selain pembangunan fisik, kegiatan juga mencakup sasaran nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan, serta pengelolaan sampah bersama Dinas Lingkungan Hidup.
Melalui kegiatan pengawasan dan evaluasi ini, diharapkan pelaksanaan TMMD dapat berjalan sesuai ketentuan, baik dari sisi administrasi, pelaksanaan pekerjaan, maupun manfaat yang dihasilkan.
Evaluasi tersebut sekaligus menjadi bahan perbaikan agar program TMMD semakin efektif dalam mendukung percepatan pembangunan wilayah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah.

