Lahat — Semangat gotong royong menjadi pemandangan utama di Desa Lubuk Tampang, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat, saat program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0405/Lahat terus menunjukkan progres signifikan, Minggu (26/4/2026).
Memasuki tahapan penting pembangunan, anggota Satgas TMMD bersama warga tampak kompak menurunkan berbagai material dari kendaraan pengangkut. Tanpa komando panjang, mereka bahu-membahu memindahkan semen, pasir, hingga kayu demi memastikan kebutuhan logistik di lokasi rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) selalu tersedia.
Aktivitas tersebut menjadi kunci percepatan pengerjaan di lapangan. Ketersediaan material yang lancar membuat proses pembangunan dapat berjalan tanpa hambatan berarti.
Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 0405/Lahat, Letkol Inf David Jihandika Henry Wijayanto, menegaskan bahwa distribusi material tepat waktu menjadi faktor penting dalam keberhasilan program.
“Penurunan material ini merupakan bagian dari proses logistik yang krusial. Dengan ketersediaan bahan yang selalu siap di lokasi, pengerjaan rehab RTLH bisa dilakukan lebih cepat dan hasilnya pun optimal,” ujarnya.
Lebih dari sekadar pembangunan fisik, ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang turut terlibat langsung dalam setiap proses pekerjaan. Menurutnya, keterlibatan warga menjadi bukti nyata kuatnya kemanunggalan antara TNI dan rakyat.
“Kerja sama antara Satgas dan masyarakat sangat membantu mempercepat pekerjaan, sekaligus mempererat kebersamaan dan nilai-nilai gotong royong,” tambahnya.
Program TMMD ke-128 tidak hanya menghadirkan hunian yang lebih layak bagi warga penerima manfaat, tetapi juga meninggalkan nilai kebersamaan yang kuat di tengah masyarakat.
Kini, pengerjaan RTLH di Desa Lubuk Tampang terus mendekati tahap penyelesaian. Di balik setiap material yang diangkat dan dipindahkan, tersimpan semangat kolektif untuk menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi sesama.






