Klungkung,- Ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Klungkung I Made Satria, Gebyar Mahottama, Wajar ( Wajib Belajar ) dan Kolaborasi Lintas Jenjang Pendidikan Kecamatan Dawan secara resmi di launching, Sabtu ( 03/10/26 ).
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Umum Kecamatan Dawan, Desa Dawan Klod, Kecamatan Dawan ini diselenggarakan oleh Disdikpora Kabupaten Klungkung yang turut dihadiri oleh Wakil Bupati Klungkung beserta berbagai instansi dan OPD terkait Kabupaten Klungkung, TNI Polri termasuk Danramil 1610-03/Dawan Kapten Cba I Nyoman Suryatha beserta Pemcam, pemdes dan berbagai elemen terkait di wilayah.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka membangun harmonisasi lintas jenjang pendidikan melalui serangkaian kegiatan Gebyar Mahottama Launching Wajar ( Wajib Belajar ) dan jalan sehat kolaborasi bersama lintas jenjang pendidikan Kecamatan Dawan yang dirangkaikan dengan kegiatan Lomba Cerdas Cermat dan Mewarnai.
Rangkaian kegiatan diawali Senam SAIH ( Senam Anak Indonesia Hebat ) bersama undangan dan seluruh peserta, laporan Kegiatan oleh Koordinator Wilayah Kecamatan Dawan Disdikpora Kabupaten Klungkung, penyerahan Grand Design Wajar 2026-2029 dari Kadisdikpora ke Bapak Bupati Klungkung, penyerahan SK Pembentukan Kelompok Kerja oleh Bapak Bupati Klungkung kepada Bapak Kadisdikpora Kabupaten Klungkung disertai Launching Implementasi Wajar 1 Tahun Prasekolah.
Dalam launching kegiatan ini juga diwarnai dengan lomba cerdas cermat dan mewarnai TK dan SD se Kecamatan Dawan serta jalan sehat bersama lintas jenjang Kecamatan Dawan
Sementara itu, saat dikonfirmasi usai kegiatan Danramil 1610-03/Dawan Kapten Cba Nyoman Suryatha mengatakan bahwa kegiatan Gebyar Mahottama Launching Wajar ( Wajib Belajar ) dan Kolaborasi Lintas Jenjang Pendidikan Kecamatan Dawan ini bertujuan untuk menyatukan data dan langkah agar tidak ada anak di Klungkung yang terputus pendidikannya antar jenjang.
Program ini digelar untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan memastikan bahwa setiap anak memperoleh kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan. Jangan sampai ada anak-anak kita yang kehilangan kesempatan belajar karena keterbatasan ekonomi, kondisi sosial, jarak, maupun faktor lainnya.
Melalui program ini, diharapkan meningkatnya kesadaran orang tua dan masyarakat terhadap pentingnya pendidikan, terbangunnya koordinasi yang lebih baik antara satuan pendidikan, serta meningkatnya komitmen bersama untuk mencegah anak putus sekolah dan mendorong setiap anak memperoleh layanan pendidikan secara berkelanjutan,”pungkasnya. ( Pendim 1610/Klungkung ).

