TOBELO – Komando Distrik Militer (Kodim) 1508/Tobelo menggelar upacara peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Lapangan Upacara Kodim 1508/Tobelo, Jalan Ir. Hein Namotemo, Desa MKCM, Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Senin (5/9/2026).
Peringatan HUT ke-81 TNI mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Dandim 1508/Tobelo Letkol Kav Ramdhani Akbar, S.I.P., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Komandan Upacara Kapten Inf Frans Komea dan Perwira Upacara Kapten Inf Heri Susanto.
Upacara melibatkan pasukan gabungan dari Kodim 1508/Tobelo, Kipan C Yonif 732/Banau, Subdenpom Tobelo, Batalyon A Pelopor Brimob Kupa-Kupa, Polres Halmahera Utara, Satpol PP Halmahera Utara serta pelajar SMA.
Sejumlah unsur Forkopimda turut hadir, di antaranya Wakil Bupati Halmahera Utara Dr. Kasman Hi Ahmad, M.Pd., Ketua DPRD Halut Kritina Lesnusa, Kapolres Halut AKBP Erlichson Pasaribu, S.H., S.I.K., Kajari Halut Rahmat, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Tobelo Tri Asnuri Herkutanto, S.H., M.H., dan Sekda Halut Drs. E.J. Papilaya, MTP. Hadir pula veteran, purnawirawan TNI, pimpinan OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXI Kodim 1508/Tobelo.
Dalam amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yang dibacakan Dandim 1508/Tobelo, seluruh prajurit dan ASN TNI mendapat apresiasi atas dedikasi, loyalitas, kerja keras dan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Panglima TNI menegaskan, tingginya kepercayaan masyarakat kepada TNI merupakan kehormatan sekaligus amanah yang wajib dijaga dan dipertahankan. Kepercayaan tersebut menjadi modal penting dalam menjalankan tugas menjaga persatuan, menegakkan kedaulatan dan melindungi seluruh wilayah serta kekayaan Nusantara.
Sejalan dengan perkembangan lingkungan strategis, TNI dituntut terus memperkuat modernisasi alutsista yang diimbangi peningkatan kompetensi, kesiapan dan profesionalisme prajurit, termasuk kemampuan menghadapi ancaman terhadap keutuhan wilayah serta dinamika ruang informasi.
Panglima TNI juga menekankan lima prinsip utama PRIMA, yaitu Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif. Prajurit dituntut menguasai tugas secara profesional, responsif terhadap perubahan dan potensi ancaman, membangun sinergi dengan seluruh komponen bangsa, menguasai teknologi pertahanan dan keamanan, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan ancaman.
“Laksanakan kelima penekanan tersebut secara konsisten, sehingga PRIMA menjadi arah pengembangan kemampuan TNI dalam berpikir, bersikap, dan bertindak, saat ini dan di masa yang akan datang,” pesan Panglima TNI.
Peringatan HUT ke-81 TNI di Halmahera Utara juga menjadi momentum memperkokoh sinergitas TNI-Polri, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara dan masyarakat dalam menjaga keamanan, persatuan serta kondusivitas wilayah.
“Dirgahayu ke-81 Tentara Nasional Indonesia. TNI PRIMA, TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” (Pen1508)

