
Manokwari Selatan, Kamis (22/10/2026) – Pembangunan jembatan oleh Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan di Kampung Yamboi, Distrik Ransiki, bukan sekadar pekerjaan fisik semata, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian TNI dalam mendengar dan menjawab kebutuhan masyarakat.
Jembatan yang saat ini dikerjakan merupakan salah satu sasaran fisik utama TMMD ke-130. Kehadirannya sangat dinantikan warga karena selama ini akses masyarakat mengalami kendala, sehingga menyulitkan aktivitas sehari-hari, baik untuk menuju kebun, membawa hasil pertanian, maupun menjalankan kegiatan sosial lainnya.
Dengan penuh semangat, personel Satgas TMMD terus bekerja di lapangan meskipun dihadapkan pada kondisi medan yang tidak mudah. Bagi Satgas TMMD, pembangunan jembatan ini bukan hanya menyambung akses, tetapi juga menyambung harapan masyarakat yang selama ini mendambakan sarana penghubung yang aman dan layak.
Komandan Kodim 1808/Manokwari Selatan selaku Dansatgas TMMD ke-130, Letkol Czi Sunandar Parius, menyampaikan bahwa setiap sasaran pembangunan dalam program TMMD lahir dari kebutuhan nyata masyarakat di lapangan.
“Kami hadir bukan hanya untuk membangun secara fisik, tetapi juga untuk mendengar suara hati rakyat. Apa yang dibutuhkan masyarakat, itulah yang menjadi perhatian kami. Pembangunan jembatan ini adalah bentuk kepedulian dan pengabdian TNI agar masyarakat dapat merasakan manfaat yang nyata,” ujarnya.
Ia menambahkan, jembatan yang dibangun tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, membuka akses yang lebih baik, serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kampung Yamboi.
Semangat kebersamaan antara Satgas TMMD dan masyarakat juga terlihat selama proses pekerjaan berlangsung. Gotong royong yang terjalin menjadi bukti bahwa pembangunan akan terasa lebih ringan apabila dikerjakan bersama, dengan tujuan yang sama, yaitu menghadirkan kemajuan bagi kampung.
Melalui program TMMD ke-130, Kodim 1808/Mansel terus menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, membantu mengatasi kesulitan rakyat, dan mendorong percepatan pembangunan di wilayah.
Jembatan yang dibangun dengan hati ini menjadi simbol bahwa Satgas TMMD tidak hanya bekerja dengan tenaga, tetapi juga dengan kepedulian, keikhlasan, dan semangat pengabdian demi menjawab suara hati rakyat.
TMMD KE-130 KODIM 1808/MANSEL – DENGAR SUARA RAKYAT, BANGUN DENGAN HATI, WUJUDKAN MANFAAT UNTUK NEGERI.
(Pendim 1808/Mansel)

