Jumat, Agustus 14, 2026
BerandaTMMDJembatan Garuda Armco di Desa Lotta Resmi Dibuka, Sinergi TNI dan Pemerintah...

Jembatan Garuda Armco di Desa Lotta Resmi Dibuka, Sinergi TNI dan Pemerintah Hadir untuk Masyarakat

MINAHASA — Jembatan Garuda Armco di Desa Lotta, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, resmi dibuka untuk masyarakat. Peresmian tersebut menjadi bukti nyata sinergi TNI bersama pemerintah dalam meningkatkan akses dan mendukung kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.

Peresmian dipimpin langsung oleh Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P., dengan didampingi Komandan Kodim (Dandim) 1309/Manado Kolonel Arh. Yosip Brozti Dadi, S.E., M.Tr. (Han). Kegiatan turut dihadiri jajaran TNI, pemerintah daerah, aparat keamanan, pemerintah kecamatan dan desa, serta tokoh masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan paparan Dandim 1309/Manado kepada Pangdam XIII/Merdeka mengenai proses pembangunan Jembatan Garuda Armco hingga dinyatakan selesai. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Desa Lotta dan wilayah sekitarnya.

Mewakili Bupati Minahasa, Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, S.S., M.A.P., menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Kodim 1309/Manado beserta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan jembatan tersebut.

Menurutnya, pembangunan Jembatan Garuda Armco merupakan bentuk nyata kepedulian dan pengabdian TNI kepada masyarakat. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat membuka akses, memperlancar mobilitas warga, sekaligus mendukung aktivitas perekonomian dan kehidupan sosial masyarakat.

Sementara itu, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P., menjelaskan bahwa Kodam XIII/Merdeka telah melaksanakan pembangunan sebanyak 97 jembatan di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Pembangunan tersebut mencakup tiga jenis jembatan, yakni Jembatan Gantung/Perintis Garuda, Jembatan Armco, dan Jembatan Beton. Seluruh program tersebut merupakan bagian dari upaya TNI membantu pemerintah daerah dalam membuka keterisolasian wilayah dan meningkatkan konektivitas masyarakat.

Selain pembangunan jembatan, Kodam XIII/Merdeka juga melaksanakan program penyediaan titik air bersih. Dari 97 titik yang direncanakan, sebanyak 63 titik telah selesai 100 persen, sementara 34 titik lainnya masih dalam proses pengerjaan.

Kodam XIII/Merdeka juga mengembangkan pembangkit listrik tenaga mikrohidro dengan memanfaatkan potensi sumber daya air yang tersedia di lingkungan masyarakat. Program tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan listrik sekitar 20 hingga 30 kepala keluarga.

Pangdam mengajak pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga serta memelihara seluruh fasilitas yang telah dibangun. Menurutnya, pemeliharaan bersama menjadi kunci agar berbagai infrastruktur tersebut dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.

“Pembangunan jembatan dan penyediaan air bersih merupakan bentuk nyata sinergi TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam meningkatkan akses, pelayanan dasar, serta kesejahteraan masyarakat,” ujar Pangdam.

Prosesi peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Pangdam XIII/Merdeka, dilanjutkan dengan peninjauan jembatan, pemberian tali asih kepada masyarakat, serta foto bersama.

Dalam kesempatan tersebut, para tamu undangan juga mengikuti Video Conference (Vicon) bersama Presiden Republik Indonesia, Jenderal (Purn) Hj. Prabowo Subianto.

Turut hadir Brigjen TNI Esy Suharto selaku Irdam XIII/Merdeka, Brigjen TNI Saptono Syiwarudi selaku Kapoksahli Pangdam XIII/Merdeka, Ir. Henry Rondonuwu, S.T., M.T. selaku Plt. Kadis PUPR Provinsi Sulawesi Utara, Dwijono Fensanarto, S.H., M.Hum. selaku Hakim Tipikor Pengadilan Tinggi Sulut, Kolonel Laut (KH) Fredie Alexander Tamara, S.H., M.H. selaku Aspidmil Kejati Sulut, serta jajaran pejabat Kodam XIII/Merdeka dan satuan terkait.

Hadir pula Kombes Pol. Irham Halid, S.I.K. selaku Kapolresta Manado, Vanda Sarundajang, S.S., M.A.P. selaku Wakil Bupati Minahasa, Drs. Jonly H.S. Wua, M.M. selaku Camat Pineleng, Iptu Sem Marthin, S.H., M.H. selaku Kapolsek Pineleng, Brury Sondakh selaku Hukum Tua Desa Lotta, Jaksen J. Parengkuan selaku Hukum Tua Desa Kali, Femmie Agustien Pangalila selaku Kepala Sekolah SD Alexa Lotta, serta para tamu undangan lainnya.

Dengan diresmikannya Jembatan Garuda Armco, akses masyarakat Desa Lotta kini semakin terbuka dan diharapkan mampu menunjang berbagai aktivitas, mulai dari mobilitas warga, kegiatan ekonomi, hingga pelayanan sosial.

Peresmian ini sekaligus menegaskan komitmen TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk terus bersinergi menghadirkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Jembatan tersebut diharapkan dapat dijaga dan dipelihara bersama agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal, aman, dan berkelanjutan.

TNI

Most Popular