TABANAN — Sebagai wujud komitmen TNI dalam memperkuat sinergi dengan tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat, Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P., menghadiri pembukaan Musyawarah Daerah (MUSDA) Ke-VIII Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tabanan di SD Islam Tabanan, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, Minggu (30/8/2026).
MUSDA yang mengusung tema “Menguatkan Sinergi Ulama dan Umara Untuk Umat yang Religius, Harmonis dan Sejahtera dalam Mewujudkan Tabanan yang Aman, Unggul dan Madani” tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat peran MUI dalam kehidupan keumatan dan pembangunan daerah.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimcam Tabanan, jajaran MUI, Kementerian Agama, FKUB, Baznas, TNI-Polri, tokoh masyarakat dan tokoh agama, serta pengasuh pondok pesantren se-Kabupaten Tabanan. Kehadiran lintas elemen ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan kolaborasi dalam menjaga kerukunan serta stabilitas wilayah.
Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P., menilai, peran tokoh agama tidak hanya penting dalam kehidupan keumatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun ketahanan sosial masyarakat. Keteladanan dan pendekatan keagamaan dinilai dapat membantu menciptakan suasana yang sejuk, memperkuat kebersamaan serta mendorong penyelesaian berbagai persoalan sosial secara damai.
“Sinergi antara ulama, pemerintah dan aparat perlu terus diperkuat agar setiap dinamika di tengah masyarakat dapat disikapi secara bijak dan persuasif. Dengan kebersamaan tersebut, kita dapat bersama-sama menjaga Tabanan tetap aman, harmonis dan kondusif,” tegasnya.
Pembukaan MUSDA Ke-VIII MUI Kabupaten Tabanan diharapkan tidak hanya menghasilkan penguatan organisasi, tetapi juga melahirkan langkah-langkah strategis yang memberi manfaat bagi umat dan mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang religius, harmonis dan sejahtera.

