
Pulang Pisau – Koramil 1011-13/Pandih Batu bersama Polri dan Masyarakat Peduli Api (MPA) melaksanakan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kec. Pandih Batu dan Kec. Maliku, Kamis (22/10/2026) pukul 15.00 WIB.
Berdasarkan data harian, tercatat di Kec. Pandih Batu tepatnya Desa Dandang ditemukan 26 titik hotspot kategori medium dengan luas lahan terbakar sekitar 30 Ha. Status lahan berupa lahan gambut ketebalan 0,5 meter, hutan galam, pakis dan semak belukar dengan objek terdekat perkebunan masyarakat.
Sementara di Kec. Maliku tercatat 28 titik hotspot, terdiri dari Desa Kanamit Barat 27 titik dengan luas terbakar ±20 Ha dan Desa Tahai Baru 1 titik dengan luas ±5 Ha. Kondisi lahan berupa lahan gambut ketebalan 0,5-1 meter, cuaca cerah/panas berangin dari arah timur dan tenggara.
Untuk mendukung pemadaman, dikerahkan 3 unit mesin air, 10 selang air, 2 nozzle, dan 10 unit kendaraan R2. Personel yang terlibat terdiri dari TNI 3 orang, Polri 5 orang dan MPA 10 regu.
Adapun kendala di lapangan antara lain sumber air sulit karena banyak parit mengering, beberapa titik hotspot belum terjangkau karena tidak adanya akses, cuaca panas yang menyebabkan bara api di dalam gambut kembali menyala, serta angin ke arah utara yang menerbangkan bara dan menimbulkan titik api baru.
Upaya yang dilakukan meliputi pemadaman pada titik terdekat yang dapat ditangani, pembasahan lahan yang sudah terbakar, penyekatan agar api tidak merembet ke pemukiman warga, serta melaksanakan patroli gabungan rutin untuk memantau titik api di lokasi yang sudah dipadamkan.

