KOTA BIMA – Seluruh elemen pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat Kota Bima resmi menyatukan komitmen untuk mewujudkan generasi muda yang bersih dari narkotika demi menyongsong Indonesia Emas 2045. Komitmen bersama ini ditegaskan melalui pembacaan dan penandatanganan Deklarasi “Bima Bisa dan Bersinar” (Bersih dari Narkoba) dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Serasuba, Kota Bima, Jumat (26/6/2026).
Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 1608/Bima menyatakan kesiapan penuh untuk mengawal gerakan pencegahan penyalahgunaan narkoba ini hingga tingkat akar rumput. Kehadiran jajaran TNI AD dalam deklarasi ini menjadi bukti nyata dukungan terhadap terciptanya lingkungan yang aman dan sehat di wilayah Bima.
Dandim 1608/Bima, Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S.Kom., M.Sc., menegaskan bahwa peredaran gelap narkotika bukan lagi sekadar masalah hukum, melainkan ancaman serius terhadap ketahanan nasional dan masa depan generasi penerus bangsa.
”Narkoba adalah ancaman nyata yang dapat merusak sendi-sendi kehidupan bangsa dan menghancurkan masa depan generasi muda kita. Sinergi yang kuat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh lapisan masyarakat adalah kunci utama untuk memutus mata rantai peredarannya.
Kami melalui jajaran Kodim hingga Babinsa di lapangan siap mengawal gerakan Bima Bersinar ini secara konsisten demi menyelamatkan generasi penerus menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan di sela-sela kegiatan.
Peringatan HANI 2026 yang diinisiasi oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bima ini mengusung tema “Membangun Generasi Sehat, Cerdas dan Kuat melalui Gerakan Ananda Bersinar Menuju Indonesia Emas 2045”. Acara ini diikuti oleh sekitar 100 peserta yang terdiri dari unsur aparatur sipil negara, aparat keamanan, pelajar, serta tokoh masyarakat.
Kegiatan diawali sejak pagi hari dengan aksi “Gowes Bersinar” yang mengambil titik start dari halaman Kantor Wali Kota Bima dan finish di Lapangan Serasuba. Setelahnya, para peserta bersama-sama mengikuti sesi senam sehat untuk mempererat kebersamaan dan mengampanyekan gaya hidup sehat tanpa narkoba.
Selain Dandim 1608/Bima, kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Bima H. Arahman H. Abidin, S.E., Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Jubaidi, Kepala BNNK Bima Budi Suryono, S.Sos., serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan para camat se-Kota Bima.
Dalam sambutannya, Kepala BNNK Bima Budi Suryono mengingatkan bahwa momentum HANI harus menjadi pemicu bagi seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya laten narkotika. Senada dengan hal tersebut, Wali Kota Bima H. Arahman H. Abidin mengajak warganya untuk menjadikan pemberantasan narkoba sebagai gerakan masif yang konsisten, mengingat tantangan besar Indonesia ke depan memerlukan pemuda yang sehat, cerdas, dan berkarakter.
Acara ditutup dengan pembagian doorprize menarik bagi para peserta gowes dan senam. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan penuh antusiasme, mencerminkan kuatnya sinergi lintas sektor di Kota Bima dalam memerangi narkoba.

