Dikawal Babinsa, Pencairan BLT DD Di Desa Bunga Mekar Aman Dan Tepat Sasaran Danramil Klungkung Tegaskan Duta GenRe Harus Mampu Jadi Teladan Dan Agen Perubahan Danramil Banjarangkan Tegaskan Siap Dukung Dan Sukseskan Hari Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2026 Bupati Mimika Hadiri Pembukaan TMMD Ke-128, Disambut Langsung Dansatgas Kodim 1710/Mimika Bupati Mimika Serahkan Alat Kerja TMMD Secara Simbolis, Warga Sambut dengan Harapan Besar Pembukaan TMMD Ke-128 TA 2026 Resmi Dibuka di Kodim 1710/Mimika, Percepat Pembangunan Desa

KODIM

Melalui Pencak Silat Militer, Kodim 1620/Loteng Asah Kemampuan Prajurit Close Combat.

badge-check


					Melalui Pencak Silat Militer, Kodim 1620/Loteng Asah Kemampuan Prajurit Close Combat. Perbesar

Lombok Tengah – Suasana di lapangan Makodim 1620/Lombok Tengah mendadak berubah riuh dengan deru napas yang teratur dan hentakan kaki yang mantap. Bukan sekadar apel pagi biasa, ratusan prajurit nampak lihai memainkan jurus-jurus tajam dalam sesi latihan Pencak Silat Militer (PSM).

Program penggemblengan ini menjadi senjata ampuh Kodim 1620/Loteng untuk memastikan setiap anggotanya memiliki ketangkasan di atas rata-rata sebagai bukti prajurit Kodim 1620/Loteng mahir dalam pencak silat militer.

Komandan Kodim 1620/Lombok Tengah Letkol Arm Karimmuddin Rangkuti, menegaskan bahwa di era modern ini, teknologi memang penting, namun kemampuan bela diri taktis adalah nyawa kedua bagi seorang prajurit.

“Latihan PSM ini tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik semata, tetapi juga mengasah insting, kecepatan reaksi, dan ketenangan mental dalam situasi terdesak di lapangan,” tegas Dandim.

Menurutnya, Pencak Silat Militer yang diajarkan merupakan kombinasi harmonis antara warisan budaya luhur bangsa dengan teknik pertempuran jarak dekat (close combat).

Dalam latihan ini prajurit dilatih ketangkasan PSM seperti, teknik kuncian bagaimana melumpuhlan lawan dan ketangkasan tangan kosong dengan memanfaatkan anggota tubuh sebagai senjata serta olah rasa untuk melatih fokus dan kewaspadaan.

“Prajurit kita harus seperti pisau bermata dua santun saat berbaur dengan masyarakat, namun berubah menjadi mematikan ketika teracam,” terangnya.

Selain itu, latihan rutin ini juga bertujuan melestarikan kekayaan budaya Indonesia. Dengan mengintegrasikan silat ke dalam kurikulum latihan rutin, Kodim 1620/Loteng berupaya mencetak prajurit yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki kebanggaan terhadap identitas nasional.

“Latihan intensif ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri para Babinsa saat bertugas di wilayah binaan. Dengan keterampilan bela diri yang mumpuni, siap menjadi benteng terdepan dalam menjaga keamanan wilayah,” tandasnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Sinergi untuk Negeri, Babinsa Bantu Warga Bangun Rumah Kaum Duafa

23 April 2026 - 09:28 WIB

Babinsa Koramil 1309/Wori Sertu Seldy Dampingi Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Bersama Masyarakat

23 April 2026 - 09:26 WIB

Semangat Tanpa Lelah, Satgas TMMD Terus Kerjakan Rumah Warga di Tanah Rubuh

23 April 2026 - 08:45 WIB

Jembatan Gantung Printis Garuda Kodim 0426 TB, Tahap Perakitan Struktur Besi

23 April 2026 - 08:24 WIB

Progres Pesat, Jembatan Gantung Perintis Garuda Koramil 408-05/Manna Kini Tahap Pengecoran Tiang Pondasi Jembatan

23 April 2026 - 08:17 WIB

Trending di KODIM