Kotawaringin Barat – Komando Distrik Militer (Kodim) 1014/Pangkalan Bun menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128, Selasa (14/4/2026) pukul 08.30 WIB. Kegiatan berlangsung di Aula Arupadatu Makodim 1014/Pbn, Jalan P. Antasari, Kelurahan Raja, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat.
Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 1014/Pbn Letkol Inf Makin S.Sos., M.I.P, serta dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur terkait, di antaranya Sekretaris Daerah Kobar H. Rody Iskandar, Plt. Kadis PUPR Suryadi, perwakilan Polres Kobar Kompol Tugino, Kasdim Mayor Inf Sumarna, serta para pejabat TNI, Polri, dan perangkat daerah lainnya.
Dalam arahannya, Dandim 1014/Pbn menekankan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menyukseskan program TMMD.
“Dalam TMMD Reguler ke-128 ini sangat diperlukan sinergi antara TNI dan pemerintah daerah serta komponen masyarakat untuk mempercepat pembangunan di pedesaan,” ujar Letkol Inf Makin.
Ia juga menegaskan bahwa fokus utama pelaksanaan TMMD meliputi kesiapan sasaran fisik, dukungan anggaran, serta faktor keselamatan kerja personel di lapangan.
“Kita harus memastikan seluruh aspek, baik sasaran fisik, anggaran, maupun keselamatan personel, dapat dipersiapkan dengan baik agar hasil yang dicapai maksimal dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Dandim mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi demi kesuksesan program tersebut.
“Dalam hal ini kita semua harus berkolaborasi demi suksesnya penyelenggaraan TMMD ini,” tambahnya.
Dalam paparan yang disampaikan, dijelaskan bahwa TMMD Reguler ke-128 direncanakan berlangsung pada minggu keempat April 2026, berlokasi di Desa Sungai Hijau, Kecamatan Pangkalan Banteng.
Adapun sasaran fisik utama berupa peningkatan badan jalan sepanjang 5 kilometer dengan lebar 6 meter yang menghubungkan Dusun I ke Dusun II hingga ke lahan pertanian warga. Selain itu, terdapat pula berbagai sasaran nonfisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, sosialisasi rekrutmen TNI, edukasi stunting, penyuluhan kamtibmas dan narkoba, serta pelayanan kesehatan dan KB.
Program tambahan unggulan TNI AD juga akan dilaksanakan, di antaranya ketahanan pangan seluas 1 hektare, penyediaan air bersih di lima titik, rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan lima unit MCK, pemberian makanan tambahan bagi penderita stunting, serta kegiatan penghijauan dan pembersihan lingkungan.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, disiapkan personel gabungan sebanyak 150 orang serta dukungan anggaran dari Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat sebesar Rp1 miliar melalui sistem swakelola.
Sementara itu, Sekda Kobar H. Rody Iskandar dalam sambutannya menyatakan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pelaksanaan TMMD.
“Kami dari pemerintah daerah mendukung penuh kegiatan ini dan berharap sinergi program TMMD dengan pembangunan desa dapat memberikan hasil yang optimal dan berkelanjutan,” ujarnya.
Rakor berakhir pada pukul 10.00 WIB dalam keadaan aman dan lancar, sebagai langkah awal mematangkan persiapan pelaksanaan TMMD Reguler ke-128 di wilayah Kodim 1014/Pbn.
