Bangka – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke-129 Kodim 0413/Bangka resmi memulai pembangunan jalan penghubung antar desa sepanjang 9 kilometer. Pengerjaan dimulai kemarin, bertepatan dengan pembukaan TMMD 129 Tahun Anggaran 2026.
Pembangunan jalan ini menjadi sasaran fisik utama TMMD di wilayah Kabupaten Bangka. Satgas TMMD menggandeng Pemerintah Kabupaten Bangka untuk mempercepat penyelesaian agar segera bisa dimanfaatkan warga.
Upaya tersebut disambut syukur oleh warga Desa Deniang. Selama ini akses antar desa dinilai cukup jauh dan menyulitkan aktivitas sehari-hari.
Kepala Desa Deniang, Akbar, mengatakan pembangunan jalan penghubung ini sangat bermanfaat bagi masyarakat.
“Jika sebelumnya untuk antar desa kami harus menempuh jarak 32 KM, dengan adanya jalan baru ini jaraknya terpangkas hanya 9 KM saja. Ini sangat membantu mobilitas warga,” ujar Akbar, Rabu 8 Oktober 2026.
Menurut Akbar, jalan baru ini nantinya akan memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan warga. Waktu tempuh yang lebih singkat juga diharapkan menekan biaya transportasi.
“TMMD ini adalah bukti nyata motor penggerak masyarakat desa, khususnya Desa Deniang. Kami berterima kasih kepada TNI dan Pemkab Bangka yang sudah peduli dengan infrastruktur desa kami,” tambahnya.
Komandan Kodim 0413/Bangka selaku Dansatgas TMMD 129 menyebut, pengerjaan jalan sepanjang 9 KM ini ditargetkan selesai dalam waktu 30 hari ke depan. Selain jalan, TMMD juga menyasar pembangunan fisik dan non-fisik lainnya di desa sasaran.
Pemkab Bangka turut mendukung penuh dengan menyiapkan alat berat dan material pendukung. Sinergi ini diharapkan membuat hasil pembangunan lebih cepat dirasakan masyarakat.
Warga berharap dengan terbukanya akses jalan baru, perekonomian desa bisa semakin meningkat. Hasil bumi warga Desa Deniang dan desa sekitar bisa lebih mudah dipasarkan ke luar desa dengan biaya yang lebih murah.
TMMD ke-129 Kodim 0413/Bangka mengusung tema “Dengan Semangat TMMD, Prajurit dan Masyarakat Bersatu Membangun untuk Negeri”.

