Supiori, Papua – Kesehatan menjadi kebutuhan yang tidak mengenal batas. Melalui Program SEHATI (Sehat Bersama Prajurit TNI di Supiori), Yonif TP 859/RBK kembali menghadirkan pelayanan kesehatan dan pengobatan bagi masyarakat di Pustu Yonif TP 859/RBK, Kampung Aminweri, Distrik Supiori Timur, Kabupaten Supiori. Rabu, (19/08/2026).
Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, serta pengobatan sesuai hasil pemeriksaan. Kehadiran tenaga kesehatan Yonif TP 859/RBK menjadi bentuk kepedulian nyata agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan dengan lebih mudah dan dekat.
Lettu Ckm dr. Geubririzcy Irantau Sifa, Dokter Yonif TP 859/RBK, menyampaikan bahwa menjaga kesehatan tidak cukup hanya dilakukan ketika tubuh mulai merasakan keluhan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga pola hidup bersih dan sehat, mengonsumsi makanan bergizi, beristirahat yang cukup, serta tidak ragu memeriksakan diri apabila mengalami keluhan kesehatan. Pustu Yonif TP 859/RBK dapat dimanfaatkan sebagai tempat pemeriksaan dan konsultasi kesehatan masyarakat,” ujar Lettu Ckm dr. Geubririzcy Irantau Sifa.
Bagi masyarakat, pelayanan kesehatan yang hadir lebih dekat memiliki arti tersendiri. Ibu Irma, masyarakat Kampung Aminweri, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh prajurit.
“Kami merasa terbantu karena bisa memeriksakan kesehatan lebih dekat. Terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah peduli kepada kami. Semoga pelayanan seperti ini terus ada dan semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaatnya,” ujar Ibu Irma.
Program SEHATI tidak hanya menghadirkan pemeriksaan dan obat-obatan, tetapi juga menghadirkan rasa diperhatikan, rasa aman, dan harapan bagi masyarakat.
Bagi Yonif TP 859/RBK, pengabdian tidak selalu harus diwujudkan melalui sesuatu yang besar. Terkadang, sebuah pemeriksaan kesehatan yang sederhana dapat menjadi awal dari kehidupan yang lebih sehat bagi sebuah keluarga.
Satu kepedulian hari ini, sejuta harapan untuk kesehatan masyarakat Supiori.

