
Labuhanbatu Selatan – Semangat gotong royong mewarnai pelaksanaan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Tukirin (68) di Dusun Wonosari, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Dalam kegiatan TMMD ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu, personel Satgas terus melanjutkan pembangunan, termasuk pengerjaan bagian atap teras rumah tersebut.
Serma Ngadiono selaku kepala tukang berperan mengatur jalannya pekerjaan di lapangan. Ia memberikan arahan, membagi tugas kepada personel, serta memastikan setiap tahapan konstruksi dilaksanakan secara terencana.
Pengerjaan atap teras membutuhkan koordinasi yang baik agar pemasangan dapat dilakukan dengan tepat. Para personel Satgas saling membantu dalam menyiapkan material dan mengerjakan bagian konstruksi, sehingga proses pembangunan dapat berlangsung secara teratur.
Kerja sama tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pencapaian sasaran fisik TMMD. Dengan mengutamakan ketelitian dan semangat kebersamaan, Satgas berupaya agar rehabilitasi rumah Tukirin menghasilkan tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman.
Rumah tersebut menjadi salah satu sasaran yang memiliki arti penting bagi penerima manfaat. Tukirin, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani, kini dapat melihat perubahan pada rumahnya melalui pembangunan yang dilakukan para prajurit.
Di usianya yang telah mencapai 68 tahun, hunian yang lebih baik diharapkan dapat mendukung kenyamanan dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Pembangunan atap teras menjadi salah satu bagian dari proses panjang untuk memperbaiki kondisi rumah secara bertahap.
Bagi para personel Satgas, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari selesainya pekerjaan fisik, tetapi juga dari manfaat yang nantinya dirasakan oleh masyarakat. Karena itu, setiap tahapan pengerjaan dilakukan dengan penuh tanggung jawab.
Program TMMD ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu turut memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat melalui pengabdian yang menyentuh kebutuhan dasar warga. Pembangunan rumah menjadi bukti bahwa kepedulian dapat diwujudkan melalui kerja bersama dan perhatian terhadap kondisi lingkungan sekitar.
Koordinasi yang dilakukan Serma Ngadiono bersama personel Satgas diharapkan terus mendukung kelancaran pengerjaan hingga rehabilitasi selesai sesuai rencana.
Melalui semangat gotong royong, rumah Tukirin perlahan bergerak menuju kondisi yang lebih baik. Pengabdian para prajurit di Desa Aek Batu menjadi gambaran bahwa kebersamaan merupakan kekuatan penting dalam membangun desa dan menghadirkan harapan baru bagi masyarakat.

