Bangka – Satgas TMMD ke-129 Kodim 0413/Bangka membawa misi besar. Mereka tidak hanya sibuk membangun infrastruktur jalan pedesaan. Program bedah rumah tidak layak huni juga berjalan. Namun, ada target lain yang tidak kalah penting. Target tersebut adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia warga.
Sasaran non-fisik sengaja digenjot di Desa Deniang. Lokasinya berada di wilayah Kecamatan Riau Silip. TNI ingin menyentuh pola pikir masyarakat setempat. Keterampilan praktis warga juga ikut diasah lewat program. Langkah ini diambil demi keberlanjutan pembangunan desa.
Materi yang diberikan kepada warga sangat beragam. Mulai dari wawasan kebangsaan hingga bela negara. Penyuluhan hukum dan bahaya narkoba turut disosialisasikan. Isu kesehatan seperti penanganan stunting tidak luput dibahas. Ibu-ibu dan pemuda juga dibekali pelatihan ekonomi kreatif.
Dansatgas TMMD 129, Letkol CZI Yoga Febrianto, Kamis, (16/07/2026) mengatakan, bahwa peningkatan SDM warga desa dinilai sangat krusial. Program ini diharapkan memperkuat rasa cinta tanah air. Baginya, pembangunan fisik akan menjadi sia-sia tanpa manusia. Kualitas masyarakat harus tumbuh seimbang dengan fasilitasnya.
Dalam materi kebangsaan, nilai gotong royong kembali ditekankan. Semangat nasionalisme warga dipompa agar semakin kuat. Untuk penyuluhan hukum, TNI menggandeng pihak kepolisian. BNN juga ikut turun tangan memberi edukasi narkoba. Warga dibentengi agar tidak terjerat kasus hukum.
Sektor kesehatan digarap bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka. Sasaran utamanya adalah ibu hamil dan balita. Mereka diberi pemahaman mendalam tentang pencegahan stunting. Edukasi meliputi pola asuh dan gizi seimbang. Kebersihan sanitasi lingkungan juga menjadi fokus utama.
Ibu-ibu PKK mendapatkan pelatihan ekonomi kreatif. Para pemuda desa juga dilibatkan secara aktif. Mereka diajarkan cara mengolah potensi lokal desa. Targetnya adalah menciptakan produk yang bernilai jual tinggi. Keterampilan ini menjadi modal tambahan untuk pendapatan keluarga.
Letkol Yoga kembali menegaskan esensi utama TMMD. Program ini bukan sekadar membangun jalan baru. Sasaran utamanya adalah melahirkan manusia yang tangguh. Kesehatan dan rasa cinta tanah air menjadi fondasi. Dua jalur pembangunan ini harus berjalan beriringan.
Masyarakat Desa Deniang merespons program dengan positif. Warga mengaku senang mendapat banyak ilmu baru. Pengetahuan seperti ini diakui sangat jarang mereka dapatkan. Seluruh rangkaian kegiatan ditargetkan rampung dalam 30 hari. Desa Deniang diharapkan tumbuh menjadi desa yang maju.

