
Semangat dan dedikasi tinggi terus ditunjukkan anggota Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1808/Mansel. Memasuki hari ke-21 pelaksanaan program TMMD, personel Satgas tetap bekerja tanpa mengenal lelah dengan mengoperasikan mesin molen untuk mendukung proses pengecoran pembangunan jembatan demi mempercepat penyelesaian sasaran fisik. Kegiatan tersebut berlangsung di Kabupaten Manokwari Selatan, Selasa (3/11/2026).
Dalam kegiatan tersebut, anggota Satgas TMMD ke-130 dipimpin oleh Letda Inf Niko Giay selaku koordinator pembangunan jembatan. Ia bersama personel lainnya terus memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan dengan baik agar proses pengecoran dapat terlaksana sesuai rencana.
Mesin molen terus dioperasikan untuk mencampur material semen, pasir, kerikil, dan air sebagai bahan utama pengecoran. Aktivitas tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan konstruksi jembatan yang nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat setempat.
Meski harus bekerja dengan mengandalkan tenaga dan ketelitian, anggota Satgas tetap menunjukkan kekompakan serta semangat gotong royong. Mereka saling membantu dalam menyiapkan material, mengoperasikan mesin molen, hingga mendukung kelancaran proses pengecoran di lokasi pembangunan.
Letda Inf Niko Giay menegaskan pentingnya kerja sama dan kedisiplinan seluruh personel agar pekerjaan dapat diselesaikan secara maksimal. Melalui koordinasi yang baik, Satgas TMMD terus berupaya menjaga kualitas pekerjaan sehingga jembatan yang dibangun nantinya aman, kuat, dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
Pembangunan jembatan melalui program TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Diharapkan, keberadaan jembatan tersebut dapat memperlancar akses transportasi, mempermudah mobilitas warga, serta meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Manokwari Selatan.

