Kotawaringin Timur – Personel Tim Siaga On Call Kodim 1015/Sampit bersama Personel Posko Karhutla gabungan terus melaksanakan kegiatan pembasahan di sejumlah sektor yang dinilai rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kab. Kotim, Kamis (17/9/2026).
Meski kobaran api utama telah berhasil dikuasai, operasi penanganan Karhutla terus berlanjut. Asap tipis masih terlihat di sejumlah titik, terutama dari tunggul kayu dan lapisan gambut yang masih menyimpan potensi barab api.
Komandan Kodim 1015/Sampit, Letkol Inf Dwi Candra Setyawan S.I.P, mengatakan kondisi tersebut menjadi perhatian Tim Siaga On Call Kodim 1015/Sampit karena titik api di lahan gambut berpotensi kembali terbakar saat cuaca panas dan angin menguat.
“Api utama sudah kita kuasai, namun masih ada asap tipis di beberapa titik. Karena itu, pembasahan terus kita lakukan untuk memastikan tidak ada bara api atau titik panas yang kembali memicu kebakaran,” kata Dandim.
Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran kegiatan pembasahan diantaranya sektor sekitar Runway Bandara H. Asan Sampit, sektor sekitar Jalan Jaksa Agung R. Soeprapto dan sektor sekitar WMP Sampit.
Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pembasahan pada area yang dinilai berpotensi mengalami kekeringan dan mudah terbakar. Upaya ini dilakukan untuk menjaga kondisi lahan gambut tetap basah sehingga dapat mengurangi potensi munculnya titik api maupun penyebaran kebakaran.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam penanganan dan pencegahan Karhutla di wilayah Sampit. Sinergi antara personel Kodim 1015/Sampit dan Posko Karhutla gabungan terus ditingkatkan sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi Karhutla.
Dengan dilaksanakannya pembasahan secara rutin di sektor-sektor rawan, diharapkan potensi terjadinya kembali Karhutla dapat ditekan. Personel dilapangan juga terus memantau kondisi wilayah guna mengantisipasi apabila ditemukan indikasi munculnya titik api.

