Lahat – Di tengah tantangan geografis yang tak mudah, harapan baru akhirnya mengalir di Desa Lubuk Tampang, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0405/Lahat hadir membawa solusi nyata atas krisis air bersih yang selama ini membayangi kehidupan warga, melalui pembangunan sumur bor di sejumlah titik, Selasa (21 April 2026).
Selama bertahun-tahun, warga desa yang berada di dataran tinggi itu harus berjuang keras untuk mendapatkan air bersih. Sumur manual dengan kedalaman terbatas menjadi satu-satunya andalan, namun kualitas air yang dihasilkan kerap keruh dan tidak layak konsumsi. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga aktivitas sehari-hari masyarakat.
Kini, perlahan kondisi tersebut mulai berubah. Kehadiran Satgas TMMD bersama masyarakat dalam pembangunan sumur bor menjadi titik balik yang membawa optimisme baru. Dengan semangat gotong royong, proses pengerjaan dilakukan secara bahu-membahu, mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI dan rakyat.
Kepala Desa Lubuk Tampang, Taufiqurahman, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas kepedulian TNI terhadap warganya. “Program TMMD ini sangat membantu kami. Tidak hanya membangun fasilitas, tetapi juga memberikan harapan baru bagi masyarakat yang selama ini kesulitan air bersih,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan Satgas TMMD di desa juga membawa dampak positif di sektor ekonomi. Aktivitas para personel TNI membuka peluang bagi warga untuk mengembangkan usaha kecil dan menengah (UMKM), mulai dari penyediaan kebutuhan harian hingga jasa pendukung lainnya.
Sementara itu, Dansatgas TMMD ke-128 Letkol Inf David Jihandika Henry Wijayanto melalui Wadansatgas Mayor Inf Sugeng Purwadi menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik. “Kami hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, termasuk akses air bersih. Kebersamaan antara TNI dan warga menjadi kunci utama keberhasilan kegiatan ini,” tegasnya.
Pembangunan sumur bor ini diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang dalam memenuhi kebutuhan air bersih warga Desa Lubuk Tampang. Lebih dari itu, program ini juga menjadi simbol kehadiran negara dalam menjawab persoalan mendasar masyarakat di wilayah terpencil.
Kini, dari dalam tanah yang sebelumnya kering harapan, air kehidupan mulai mengalir. Bersamaan dengan itu, tumbuh keyakinan baru bahwa masa depan yang lebih sehat dan sejahtera bukan lagi sekadar impian bagi warga Lubuk Tampang.






