Nunukan – Semangat kebersamaan mewarnai malam Final Piala Dunia melalui kegiatan Nonton Bareng (NOBAR) yang digelar Kodim 0911/Nunukan di dua ikon perbatasan, yakni Tugu Dwikora Nunukan dan PLBN Sei Nyamuk, Sebatik. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian TMMD ke-129 di Desa Liang Bunyu, Kecamatan Sebatik Barat ini berhasil menyatukan ratusan warga dari berbagai kalangan untuk menikmati pertandingan sepak bola terbesar di dunia dalam suasana penuh keakraban dan semangat persatuan.
Sejak beberapa jam sebelum pertandingan dimulai, masyarakat telah memadati kedua lokasi. Anak-anak, pemuda, orang tua hingga keluarga datang membawa semangat yang sama, menikmati hiburan bersama di ruang publik yang menjadi kebanggaan masyarakat perbatasan. Gemuruh sorak sorai, tepuk tangan, hingga riuh dukungan kepada tim favorit menciptakan suasana hangat yang menggambarkan kuatnya rasa persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi antara TNI dan masyarakat. Warga tampak berbaur tanpa sekat, saling berbincang, berbagi cerita, serta menikmati momen kebersamaan yang jarang ditemui dalam aktivitas sehari-hari. Kehadiran NOBAR di dua titik strategis ini sekaligus menunjukkan bahwa TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga membangun hubungan sosial yang semakin erat di tengah masyarakat.
Komandan Kodim 0911/Nunukan, Letkol Inf Tony Prasetyo, mengatakan bahwa kegiatan NOBAR merupakan salah satu rangkaian program TMMD ke-129 yang bertujuan menghadirkan hiburan sehat sekaligus memperkuat persatuan masyarakat perbatasan. Menurutnya, kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan sederhana seperti ini memiliki makna yang sangat besar dalam memperkokoh persatuan dan semangat gotong royong.
“Kegiatan nonton bareng ini menjadi salah satu tolak ukur kebersamaan dan kekompakan masyarakat perbatasan. Kami ingin menghadirkan ruang yang dapat menyatukan seluruh elemen masyarakat untuk menikmati hiburan bersama, mempererat silaturahmi, sekaligus memperkuat rasa persaudaraan. Inilah semangat yang juga ingin dibangun melalui TMMD, yakni membangun desa sekaligus membangun kebersamaan masyarakatnya,” ujar Dandim.
Melalui penyelenggaraan NOBAR di Tugu Dwikora Nunukan dan PLBN Sei Nyamuk Sebatik, Kodim 0911/Nunukan berharap semangat persatuan yang tumbuh pada malam Final Piala Dunia dapat terus terpelihara dalam kehidupan sehari-hari. Di wilayah perbatasan, TMMD ke-129 tidak hanya meninggalkan jejak pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan kenangan indah tentang kebersamaan, kekompakan, dan semangat gotong royong yang menjadi kekuatan utama masyarakat.

