Jumat, Oktober 16, 2026
BerandaTMMDTMMD Ke-130 Jadi Wadah Perkuat Kolaborasi TNI, Polri dan Masyarakat di Luwu...

TMMD Ke-130 Jadi Wadah Perkuat Kolaborasi TNI, Polri dan Masyarakat di Luwu Timur

LUWU TIMUR – Pelaksanaan TMMD Reguler ke-130 Kodim 1403/Palopo di Kabupaten Luwu Timur tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat.

Di Desa Parumpanai dan Desa Cendana, personel TNI dan Polri terlihat bekerja bersama dalam menyelesaikan sejumlah sasaran fisik TMMD. Kebersamaan tersebut semakin terasa dengan keterlibatan masyarakat yang ikut bergotong royong di lokasi pembangunan.

Program yang dibuka oleh Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam tersebut melibatkan personel dari berbagai satuan. Mereka bersama-sama mendukung pelaksanaan pembangunan agar seluruh sasaran dapat diselesaikan sesuai target.

Bagi anggota Polri yang terlibat, kegiatan tersebut memberikan pengalaman tersendiri. Selain melaksanakan tugas membantu pembangunan, mereka juga dapat berinteraksi lebih dekat dengan prajurit TNI dan masyarakat.

Brigpol Wirta dari Polres Luwu Timur mengatakan TMMD menjadi wadah yang efektif untuk membangun kebersamaan lintas institusi.

“Ini merupakan wujud sinergitas dan sebagai wadah mempererat hubungan tali silaturahmi, di mana bukan cuma kita bisa saling mengenal satu sama lain berkat adanya program TMMD ini,” katanya.

Menurutnya, hubungan yang terbangun di lokasi pekerjaan terasa semakin kuat karena seluruh personel memiliki tujuan yang sama. Setiap hari mereka saling membantu dalam menyelesaikan pekerjaan.

“Sehari-harinya kami saling bekerja sama untuk menyelesaikan tahap demi tahap dari pekerjaan yang dilakukan,” ujarnya.
Kehadiran masyarakat yang ikut membantu juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan TMMD. Warga tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi ikut terlibat langsung dalam proses pembangunan.

“Jadi bukan cuma sinergitas TNI-Polri yang nampak di sini, melainkan sinergitas bersama karena masyarakat juga begitu antusias dan turun langsung membantu kami,” ungkap Brigpol Wirta.

Ia menilai keterlibatan seluruh unsur tersebut menjadi kekuatan tersendiri dalam menyukseskan TMMD. Dengan kerja sama yang baik, berbagai pekerjaan dapat dilakukan secara lebih cepat sekaligus menciptakan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan.

Brigpol Wirta berharap program TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami berharap hubungan antara masyarakat, TNI-Polri dan pemerintah daerah, khususnya Kabupaten Luwu Timur, bisa makin solid dan makin sukses,” pungkasnya.

Artikulli paraprak
TNI-Polri dan Warga Bahu Membahu Bangun Desa Lewat TMMD Ke-130 Kodim 1403/Palopo LUWU TIMUR – Semangat gotong royong menjadi pemandangan sehari-hari dalam pelaksanaan TMMD Reguler ke-130 Kodim 1403/Palopo di Kabupaten Luwu Timur. Prajurit TNI, anggota Polri dan masyarakat terlihat bahu-membahu mengerjakan sasaran pembangunan di Desa Parumpanai dan Desa Cendana. Kehadiran personel Polri yang bergabung bersama Satgas TMMD memperlihatkan bahwa pembangunan desa membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Mereka tidak hanya berdiri sebagai pendukung, tetapi ikut turun langsung mengerjakan sasaran fisik bersama personel TNI dan masyarakat. Sejumlah anggota Polres Luwu Timur secara aktif membantu pekerjaan di lapangan. Dalam suasana penuh kebersamaan, personel dari kedua institusi saling membantu menyelesaikan pekerjaan sesuai tahapan yang telah ditentukan. Brigpol Wirta mengatakan keterlibatan dirinya bersama anggota Polri lainnya dalam TMMD menjadi momentum untuk memperkuat sinergitas dengan TNI sekaligus mendekatkan diri kepada masyarakat. “Ini merupakan wujud sinergitas dan sebagai wadah mempererat hubungan tali silaturahmi, di mana bukan cuma kita bisa saling mengenal satu sama lain berkat adanya program TMMD ini,” ujarnya, Jumat (16/10/2026). Ia menyebut pekerjaan di lokasi TMMD dilakukan secara bersama-sama. Setiap personel saling membantu sehingga pekerjaan yang cukup berat dapat diselesaikan dengan semangat kebersamaan. “Sehari-harinya kami saling bekerja sama untuk menyelesaikan tahap demi tahap dari pekerjaan yang dilakukan,” katanya. Menariknya, masyarakat juga tidak tinggal diam. Warga turut turun tangan membantu personel TNI dan Polri dalam proses pembangunan. “Jadi bukan cuma sinergitas TNI-Polri yang nampak di sini, melainkan sinergitas bersama karena masyarakat juga begitu antusias dan turun langsung membantu kami,” ungkap Brigpol Wirta. Kondisi tersebut menjadi gambaran bahwa TMMD mampu menjadi ruang bertemunya berbagai unsur dalam satu tujuan, yakni menghadirkan pembangunan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Brigpol Wirta berharap semangat gotong royong tersebut terus dipertahankan hingga seluruh program TMMD selesai. Dirinya juga berharap hubungan yang semakin erat antara TNI, Polri, masyarakat dan pemerintah daerah dapat terus terjalin setelah program TMMD berakhir.
Artikulli tjetër
TNI

Most Popular