
PAMEKASAN – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0826/Pamekasan kembali menghadirkan kisah haru dari masyarakat penerima manfaat. Kali ini, perhatian tertuju kepada Bapak Buyan, warga Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, yang selama bertahun-tahun mendambakan rumah layak huni.
Kisah tersebut disampaikan oleh kakaknya, Ibu Busiyah, yang tak kuasa menahan air mata ketika mengungkapkan rasa syukur atas bantuan pembangunan rumah bagi adiknya. Keterbatasan ekonomi membuat Buyan belum mampu mewujudkan keinginannya untuk memperbaiki rumah secara mandiri.
Namun, melalui program TMMD ke-130, harapan itu mulai menemukan jalan keluar.
“Alhamdulillah,” ucap Busiyah dengan mata berkaca-kaca, Sabtu (24/10/2026), saat menyampaikan kebahagiaannya atas perhatian yang diberikan kepada sang adik.
Bagi keluarga Buyan, pembangunan rumah tersebut memiliki arti yang sangat besar. Rumah bukan hanya tempat berlindung, melainkan juga tempat membangun kehidupan yang lebih aman dan nyaman bersama keluarga.
Selama ini, keinginan untuk memiliki hunian yang lebih layak harus berhadapan dengan keterbatasan kemampuan ekonomi. Kondisi tersebut membuat impian memperbaiki rumah belum dapat terlaksana sesuai harapan.
Kehadiran Satgas TMMD ke-130 Kodim 0826/Pamekasan menjadi wujud nyata perhatian terhadap kondisi sosial masyarakat di wilayah sasaran program.
Busiyah pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dandim 0826/Pamekasan Letkol Kav Agus Wibowo serta Kepala Desa Jarin, H. Moh. Zuhri, atas kepedulian terhadap kondisi tempat tinggal adiknya.
Program pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) merupakan salah satu bentuk kegiatan fisik TMMD yang bertujuan membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak.
Lebih dari sekadar pembangunan fisik, kegiatan tersebut juga memperlihatkan pentingnya sinergi antara TNI dan pemerintah desa dalam memperhatikan kebutuhan warga.
Melalui program ini, Satgas TMMD berupaya memastikan bahwa pembangunan di wilayah pedesaan tidak hanya berorientasi pada sarana dan prasarana umum, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Kisah Buyan menjadi pengingat bahwa kepedulian yang diberikan kepada masyarakat dapat membawa perubahan besar bagi kehidupan seseorang. Bagi Busiyah, hadirnya bantuan tersebut merupakan jawaban atas harapan yang selama ini dipanjatkan demi kebahagiaan sang adik.
TMMD ke-130 Kodim 0826/Pamekasan pun menjadi simbol hadirnya semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik.
(Pendim 0826)

