Kamis, Juli 30, 2026
BerandaTMMDTMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa: Petani Subak Sekardadi Dapat Penyuluhan...

TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa: Petani Subak Sekardadi Dapat Penyuluhan Pertanian dan Peternakan

Bangli – Dalam rangka mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan sumber daya manusia, petani dan anggota Subak Desa Sekardadi mendapatkan penyuluhan dan sosialisasi tentang pertanian dan peternakan pada kegiatan non-fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 1626/Bangli. Kegiatan berlangsung di Balai Banjar Desa Sekardadi, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, dengan menghadirkan Penyuluh Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Bangli, Sang Ketut Sukarma, sebagai narasumber.

Penyuluhan tersebut merupakan bagian dari program non-fisik TMMD yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya para petani, dalam mengelola usaha pertanian dan peternakan secara lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, Satgas TMMD bersama pemerintah daerah berupaya mendorong ketahanan pangan serta memperkuat ekonomi masyarakat pedesaan.

Materi yang disampaikan meliputi teknik budidaya pertanian yang baik, pengelolaan lahan, pemanfaatan pupuk secara tepat, pencegahan hama dan penyakit tanaman, serta tata cara pemeliharaan ternak yang sehat dan bernilai ekonomi. Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif, sehingga para petani dapat menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.

Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 1626/Bangli Letkol Inf Yugi Prastawa, S.I.P., M.I.P., mengatakan bahwa Melalui kegiatan non-fisik ini, kami ingin memberikan bekal pengetahuan kepada masyarakat, khususnya para petani dan peternak, agar mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraannya. ” TMMD hadir bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun sumber daya manusia. Inilah wujud nyata tema TMMD tahun ini, TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa,” ujar Letkol Inf Yugi Prastawa.

Ia menambahkan, sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program TMMD. Menurutnya, pembangunan desa akan berjalan lebih cepat apabila seluruh unsur bergerak bersama dalam semangat gotong royong dan kebersamaan.

Sementara itu, narasumber dari Dinas Pertanian Kabupaten Bangli, Sang Ketut Sukarma, menekankan pentingnya penerapan teknologi dan pola usaha tani yang sesuai dengan kondisi wilayah Kintamani. Ia mengajak para petani untuk terus belajar dan memanfaatkan pendampingan yang diberikan oleh penyuluh pertanian.

“Petani perlu terus meningkatkan pengetahuan agar mampu menghadapi tantangan pertanian saat ini, baik terkait perubahan cuaca, serangan hama, maupun efisiensi biaya produksi. Dengan pengelolaan yang baik, hasil pertanian dan peternakan dapat meningkat dan memberikan nilai tambah bagi keluarga petani,” jelas Sang Ketut Sukarma.

Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berharap penyuluhan semacam ini dapat dilakukan secara berkelanjutan karena memberikan manfaat langsung bagi aktivitas pertanian sehari-hari.

Salah seorang warga penerima manfaat, anggota Subak Desa Sekardadi, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru yang dapat diterapkan di lahannya.

“Kami sangat berterima kasih kepada Satgas TMMD dan Dinas Pertanian Kabupaten Bangli. Penyuluhan ini sangat bermanfaat bagi kami. Banyak hal baru yang kami pelajari, terutama tentang cara meningkatkan hasil pertanian dan pemeliharaan ternak yang lebih baik. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” ungkapnya.

Melalui TMMD Ke-129 TA 2026, Kodim 1626/Bangli bersama pemerintah daerah terus berkomitmen menghadirkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, baik infrastruktur maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia. Diharapkan, pengetahuan yang diperoleh para petani dan peternak dapat diterapkan secara nyata sehingga mampu meningkatkan produktivitas, memperkuat ketahanan pangan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

TNI

Most Popular