Nabire– Suasana malam yang penuh semangat, kebersamaan, dan nilai-nilai kebangsaan mewarnai pelaksanaan Upacara Api Unggun Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Sapta Marga Kodim 1705/Nabire, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Karang Tumaritis, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu malam pukul 21.00 WIT tersebut menjadi salah satu rangkaian paling berkesan dalam pelaksanaan Persami KKRI Tahun 2026. Upacara api unggun dipimpin langsung oleh Pasi Ter Kodim 1705/Nabire, Kapten Inf Sunata, selaku pembina upacara dan diikuti oleh seluruh peserta perkemahan dengan penuh antusiasme.
Di tengah Lapangan Sapta Marga, para peserta membentuk formasi setengah lingkaran mengelilingi tumpukan kayu api unggun. Formasi tersebut melambangkan 10 Dasa Darma Pramuka yang menjadi pedoman moral, sikap, dan perilaku setiap anggota Pramuka dalam kehidupan sehari-hari.
Prosesi upacara diawali dengan penyalaan obor oleh petugas yang kemudian dilanjutkan dengan penyalaan api unggun oleh Kapten Inf Sunata bersama perwakilan peserta Persami. Kobaran api yang perlahan membesar menjadi simbol semangat juang, persatuan, kebersamaan, dan tekad para kadet untuk terus mengembangkan diri menjadi generasi muda yang disiplin, berkarakter, serta memiliki rasa cinta tanah air yang tinggi.
Dalam amanatnya, Kapten Inf Sunata menegaskan bahwa api unggun bukan sekadar tradisi dalam kegiatan perkemahan, melainkan memiliki makna mendalam sebagai simbol semangat pengabdian, persaudaraan, dan kebersamaan.
Menurutnya, kegiatan Persami merupakan sarana efektif untuk membentuk karakter generasi muda agar memiliki rasa tanggung jawab, kepedulian sosial, disiplin, serta semangat gotong royong yang kuat dalam kehidupan bermasyarakat.
“Api unggun yang menyala malam ini menjadi simbol semangat yang harus terus hidup dalam diri setiap peserta. Jadilah generasi muda yang disiplin, berakhlak, memiliki jiwa kepemimpinan, dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan, bangsa, dan negara,” ujar Kapten Inf Sunata di hadapan seluruh peserta.
Suasana khidmat dan penuh makna terasa sepanjang jalannya upacara. Cahaya obor yang mengelilingi api unggun berpadu dengan semangat para peserta menciptakan suasana hangat yang mempererat rasa persaudaraan di antara para kadet. Momen tersebut menjadi sarana refleksi sekaligus motivasi bagi para peserta untuk terus mengembangkan potensi diri dan meningkatkan kualitas kepemimpinan.
Setelah upacara api unggun selesai dilaksanakan, kegiatan dilanjutkan dengan lomba yel-yel antar sekolah peserta Persami. Setiap regu menampilkan kreativitas, kekompakan, inovasi, serta semangat yang tinggi dalam menyampaikan yel-yel. Penampilan yang atraktif dan penuh energi tersebut berhasil membangkitkan semangat peserta sekaligus menghidupkan suasana malam perkemahan.
Sorak sorai dan tepuk tangan meriah dari para peserta serta pembina yang hadir menambah semarak jalannya perlombaan. Selain menjadi ajang kompetisi, lomba yel-yel juga menjadi wadah untuk menumbuhkan rasa percaya diri, kerja sama tim, serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan di kalangan peserta.
Sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan prestasi yang telah ditunjukkan selama kegiatan berlangsung, panitia Persami kemudian melaksanakan pembagian hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan, termasuk lomba yel-yel dan sejumlah lomba keterampilan lainnya.
Penyerahan hadiah dilakukan secara langsung oleh panitia dan para pembina kegiatan. Penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta untuk terus mengembangkan kemampuan, kreativitas, serta jiwa kepemimpinan yang dimiliki.
Melalui kegiatan Persami KKRI Tahun 2026 ini, Kodim 1705/Nabire bersama seluruh pihak yang terlibat berharap dapat melahirkan generasi muda yang tangguh, berintegritas, berjiwa nasionalis, serta memiliki semangat kebersamaan yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Persami tidak hanya menjadi ajang pembinaan karakter dan pengembangan keterampilan, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan, menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, serta membentuk calon pemimpin masa depan yang siap berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

