
Way Kanan– Menjelang berakhirnya pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0427/Way Kanan, Dan Satuan Setingkat Kompi (SSK) Kapten Inf A. Yani Folsen terus mengintensifkan peninjauan terhadap sejumlah sasaran fisik di Kampung Gunung Sangkaran, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, Senin (02/11/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan fisik berjalan sesuai target, sekaligus mengecek secara langsung progres pembangunan di lapangan, termasuk kualitas pekerjaan dan kendala yang dihadapi personel Satgas bersama masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Kapten Inf A. Yani Folsen melihat secara langsung proses pengerjaan sasaran fisik, sekaligus memberikan arahan dan motivasi kepada personel Satgas TMMD serta masyarakat yang terlibat dalam pengerjaan pembangunan agar tetap menjaga semangat gotong royong dan mengutamakan kualitas hasil pekerjaan.
Dandim 0427/Way Kanan Letkol Arm Sigit Windarto, S. Sos., M. Han., menyampaikan bahwa peninjauan dan pengawasan secara berkala merupakan bagian penting untuk memastikan seluruh sasaran program TMMD ke-130 dapat diselesaikan dengan baik.
“Memasuki tahap akhir pelaksanaan TMMD, kami terus melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap seluruh sasaran fisik. Saya berharap seluruh personel Satgas bersama masyarakat dapat memaksimalkan waktu yang tersisa, sehingga seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target dengan tetap memperhatikan kualitas dan manfaatnya bagi masyarakat,” ungkap Dandim.
Sementara itu, Dan SSK Kapten Inf A. Yani Folsen berharap seluruh personel Satgas dan masyarakat tetap menjaga kekompakan serta meningkatkan intensitas pekerjaan, mengingat waktu pelaksanaan TMMD ke-130 sudah semakin mepet.
“Waktu pelaksanaan TMMD sudah semakin dekat dengan batas akhir, sehingga saya berharap seluruh personel Satgas dan masyarakat dapat lebih maksimal dalam bekerja. Manfaatkan waktu yang tersisa dengan sebaik-baiknya, tetap jaga semangat, kekompakan dan gotong royong, agar seluruh sasaran fisik dapat diselesaikan tepat waktu tanpa mengabaikan kualitas pekerjaan,” tegasnya.

